Connect with us

Metropolitan

Mulai Tadi Malam, Polda Metro Razia Knalpot Bising di Sejumlah Titik

Diterbitkan

Pada

Mulai Tadi Malam, Polda Metro Razia Knalpot Bising di Sejumlah Titik
ilustrasi (ist/net)

Realitarakyat.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres jajaran Polda Metro Jaya menggelar operasi filterisasi dan penindakan terhadap pengendara motor yang menggunakan knalpot bising di sejumlah kawasan di Jakarta, Minggu (18/4/2021) malam.

Terpantau dari Twitter TMC Polda Metro Jaya, Senin (19/4/2021) dini hari, razia knalpot bising dilakukan oleh Satlantas Polrestro Jakarta Timur, di sekitar Jalan Pemuda Rawamangun dan Jalan Pramuka.

Operasi yang juga bagian dari patroli kewilayahan untuk mengantisipasi “sahur on the road” (SOTR) itu dimulai Minggu (18/4) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Pada pukul 23.43 WIB, juga dilakukan operasi penertiban knalpot bising dan filterisasi kegiatan SOTR oleh Satlantas Polrestro Jakarta Pusat di wilayah Gambir dan Jalan Veteran 3.

Satlantas Polrestro Jakarta Utara juga melaksanakan kegiatan serupa di Cempaka Putih, dilanjutkan dengan penindakan tilang kepada pengendara motor yang menggunakan knalpot bising.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk terus melanjutkan razia knalpot bising demi ketenangan dan kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan.

“(Razia) Ini akan terus kita gelorakan agar Jakarta pada malam hari situasinya indah, situasinya tenang. Kalau kita istirahat dengan situasi yang tenang akan berbeda, jika beribadah tanpa ada suara knalpot yang bising juga akan berbeda,” kata Fadil di Jakarta, Minggu.

Fadil mengatakan para pengendara motor yang masih nekat menggunakan knalpot tidak sesuai standar dan menimbulkan polusi suara akan dikenakan sanksi tilang sebesar Rp250 ribu.

“Bagi mereka yang berkendara khususnya yang menggunakan knalpot bising itu bisa dikenakan pasal 285 Undang-Undang Lalu Lintas,” katanya.

Adapun bunyi Pasal 285 ayat 1 UU LLAJ adalah sebagai berikut:

“Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp 250.000, (dua ratus lima puluh ribu rupiah).” (ndi/ant)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Metropolitan

Hari Pertama Penyekatan, Ratusan Kendaraan Pemudik Diputar Balik di Karawang

Diterbitkan

Pada

Penulis

Hari Pertama Penyekatan, Ratusan Kendaraan Pemudik Diputar Balik di Karawang
ilustrasi (ist/net)
Baca Berita

Kesehatan

Pasien Rawat Inap di RSD Wisma Atlet Hari Ini Bertambah 17 Orang

Diterbitkan

Pada

Penulis

Pasien Rawat Inap di RSD Wisma Atlet Hari Ini Bertambah 17 Orang
RSD Wisma Atlet (ist/net)
Baca Berita

Metropolitan

Mau Bayar PKB? Hari Ini Polda Metro Siapkan 14 Lokasi Samsat Keliling di Jadetabek

Diterbitkan

Pada

Penulis

Mau Bayar PKB? Hari Ini Polda Metro Siapkan 14 Lokasi Samsat Keliling di Jadetabek
ilustrasi (ist/net)
Baca Berita
Loading...