Connect with us

Nasional

Muhammadiyah Minta Warga Tahan Diri Tak Mudik Lebaran

Diterbitkan

Pada

Muhammadiyah Minta Warga Tahan Diri Tak Mudik Lebaran

Realitarakyat.com – Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti meminta warga menahan diri untuk tidak melakukan kegiatan kultural seperti mudik pada Lebaran kali ini, mengingat pandemi Covid-19 masih berlangsung.

“Karena itu kepada seluruh masyarakat agar bisa menahan diri untuk tidak mudik walaupun itu bukan sesuatu yang mudah untuk dilakukan. Karena memang ada suasana yang sangat berbeda ketika kita melakukan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman,” ujar Abdul Mu’ti dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/4/2021).

Menurut dia lonjakan kasus di India harus menjadi pembelajaran bagi Indonesia agar tak terlena dengan menurunnya angka penularan Covid-19.

Justru kata dia, penurunan ini harus tetap dipertahankan dan malah harus terus ditekan dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan serta tidak melakukan perjalanan mudik yang kerap menimbulkan lonjakan.

Masyarakat juga jangan terlena karena sudah melakukan vaksinasi. Karena vaksin bukan membuat orang terbebas dari penularan, tetapi meringankan gejala yang ditimbulkan.

“Memang sudah ada vaksinasi tetapi harus disadari bersama bahwa vaksinasi ini tidak menjamin sepenuhnya bahwa kita akan terlindung dari kemungkinan tertular virus Covid-19,” kata dia.

Menurut dia mudik sudah menjadi kegiatan kultural yang dilakukan bukan hanya melibatkan umat Islam saja, melainkan seluruh warga negara Indonesia. Ia memahami jika ada suasana yang berbeda jika tak ada mudik, namun untuk kondisi saat ini merupakan langkah tepat.

“Karena itu ini adalah persoalan kultur, bukan persoalan agama. Karena itu bagi seluruh masyarakat untuk menahan diri tidak mudik pada tahun ini. Dan bagi yang misalnya ada sesuatu yang sangat penting harus dilakukan di kampung halaman, hendaknya tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan keputusan pemerintah yang melarang mudik karena negara ingin melindungi seluruh warganya dari penularan Covid-19.

“Jadi peniadaan mudik karena pemerintah ingin melindungi seluruh warga negara agar terjaga dari penularan Covid-19,” ujar Yaqut.

Menurut dia setiap keputusan yang diambil memiliki dasar tertentu. Apalagi saat libur hari raya Idul Fitri, Idul Adha, Natal, maupun tahun baru kerap terjadi lonjakan angka penularan Covid-19.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Mensos Risma Beri Santunan ke Ahli Waris Anggota Brimob yang Gugur Dalam Operasi Nemangkawi Papua

Diterbitkan

Pada

Mensos Risma Beri Santunan ke Ahli Waris Anggota Brimob yang Gugur Dalam Operasi Nemangkawi Papua
Baca Berita

Nasional

Sidang Isbat, 1 Syawal 1442 Hijriah Jatuh Pada 13 Mei Lusa

Diterbitkan

Pada

Sidang Isbat, 1 Syawal 1442 Hijriah Jatuh Pada 13 Mei Lusa
Baca Berita

Nasional

Tok! PBNU Tetapkan 1 Syawal 1442 Hijriah Pada Kamis 13 Mei Mendatang

Diterbitkan

Pada

Tok! PBNU Tetapkan 1 Syawal 1442 Hijriah Pada Kamis 13 Mei Mendatang
Baca Berita
Loading...