Lurah Sebut ZA Tertutup dan Anak Bungsu dari 6 Bersaudara

  • Bagikan
Lurah Sebut ZA Tertutup dan Anak Bungsu dari 6 Bersaudara
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Lurah Kelapa Dua Wetan Sandy Adamsyah mengatakan pelaku penyerangan Mabes Polri, ZA, merupakan anak bungsu dari enam bersaudara dan tinggal bersama orang tuanya. Sandy juga mengungkapkan bahwa ZA merupakan pribadi yang tertutup.

“Rumah orang tua. Dia terdiri dari 6 bersaudara. Ini masih tinggal di rumah ini 3 saudara. Si Zakiah ini anak bungsu. Jadi, ini rumah orang tuanya Bapak Muhammad Ali,” kata Sandy kepada awak media, Rabu (31/3/2021) malam.

“Intinya saya hanya menyampaikan secara garis besar, almarhumah ini agak tertutup orangnya,” kata Sandy

Hal itu disampaikan Sandy usai terlibat dalam serangkaian interogasi aparat kepolisian terhadap kakak ZA di Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.

Adapun aparat kepolisian, tutur dia, sempat mengamankan sejumlah barang dalam upaya paksa penggeledahan.

“Banyak yang saya lihat. Mungkin tadi ada secarik kertas tulisan tangan tapi saya tidak tahu isinya apa. Intinya dari yang saya dengar dari kakaknya sebuah izin atau wasiat. Tapi saya belum melihat atau membaca,” ucap Sandy.

Ia menambahkan jenazah ZA akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

“Kalau untuk lokasi pemakaman sudah kita koordinasikan dengan Satpel (Satuan Pelaksana) yang ada di Pondok Ranggon. Sudah kita koordinasikan,” ujarnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membenarkan pelaku penyerangan Mabes Polri merupakan seorang perempuan berinisial ZA. Sang pelaku berusia 25 tahun asal Ciracas, Jakarta Timur. Pelaku merupakan lonewolf yang berideologi ISIS.

Hal itu dibuktikan dari unggahan akun instagram ZA yang berhasil ditemukan Polri.[prs]

  • Bagikan