Connect with us

Politik

Legislator Demokrat: RUU Kejaksaan Jadi Suatu yang Urgensi

Diterbitkan

Pada

Legislator Demokrat: RUU Kejaksaan Jadi Suatu yang Urgensi

Realitarakyat.com – Anggota Komisi III DPR RI dari fraksi Demokrat, Didik Mukrianto menilai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia belum dapat mengakomodir perkembangan hukum terkini, sehingga diperlukan adanya revisi terhadap undang-undang tersebut.

“Secara umum, perubahan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia menjadi suatu urgensi, mengingat belum dapat mengakomodir perkembangan hukum,” kata Didik, di Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Dia menjelaskan, perkembangan hukum tersebut seperti hukum nasional maupun internasional, putusan Mahkamah Konstitusi, doktrin terbaru, kebutuhan hukum masyarakat, serta perkembangan teknologi informasi.

Karena itu, Didik menilai perubahan atau revisi UU Kejaksaan menjadi mendesak untuk dilakukan.

Menurut dia, penguatan kelembagaan dan kewenangan Kejaksaan sangat penting dalam upaya menghadapi tantangan penegakan hukum ke depan yang semakin kompleks dan dinamis.

“Namun penegakan hukum tersebut dengan tetap melindungi prinsip-prinsip HAM, serta sejalan dengan perkembangan baru asas-asas hukum yang bersifat universal,” ujarnya.

Politisi Partai Demokrat itu mengatakan, Kejaksaan sebagai pengendali proses perkara atau “dominus litis” mempunyai kedudukan sentral dalam penegakan hukum.

Hal itu, menurut dia, karena Kejaksaan bertanggung jawab dalam merumuskan dan mengendalikan kebijakan penegakan hukum, terlebih hanya institusi tersebut yang dapat menentukan apakah suatu kasus dapat diajukan ke pengadilan atau tidak berdasarkan alat bukti yang sah menurut Hukum Acara Pidana.

“Kejaksaan selain sebagai penyandang Dominus Litis, Kejaksaan juga merupakan satu-satunya instansi pelaksana putusan pidana atau ‘executief ambtenaar’,” katanya.

Karena itu, menurut dia, RUU Kejaksaan yang baru diharapkan mampu menjadi landasan dan penguatan peran Kejaksaan sebagai lembaga peradilan yang menjalankan fungsi eksekutif, yang juga sebagai penjaga konstitusi dan hak-hak penduduk serta menjaga kedaulatan negara di bidang penuntutan.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Junimart Laporkan Konflik Sengketa Lahan Masyarakat dengan KLHK di Paripurna

Diterbitkan

Pada

Junimart Laporkan Konflik Sengketa Lahan Masyarakat dengan KLHK di Paripurna
Baca Berita

Politik

Legislator Demokrat Minta Penyadapan, Penggeledahan, Penyitaan Dilaksanakan Tak Langgar HAM

Diterbitkan

Pada

Legislator Demokrat Minta Penyadapan, Penggeledahan, Penyitaan Dilaksanakan Tak Langgar HAM
Baca Berita

Politik

Rahmad Handoyo Minta Pertugas Polri-TNI Awasi Ketat Mayarakat yang Masih Nekat Mudik

Diterbitkan

Pada

Rahmad Handoyo Minta Pertugas Polri-TNI Awasi Ketat Mayarakat yang Masih Nekat Mudik
Baca Berita
Loading...