Ketua DPR Desak Aparat Tangkap Otak Bom Makassar dan Teror Mabes

  • Bagikan
Ketua DPR Desak Aparat Tangkap Otak Bom Makassar dan Teror Mabes
Ketua DPR RI, Puan Maharani /net/ist
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Ketua DPR RI Puan Maharani mengecam aksi teror yang beberapa hari marak terjadi di tanah air, yakni di Gereja Katesral Makassar, Sulawesi Selatan dan teror di Mabes Polri Jakarta. Atas rentetan kejadian ini, Puan mendesak aparat keamanan segera mengungkap dan menangkap orang-orang yang berada di balik aksi teror tersebut.

“Aparat keamanan agar dapat segera mengungkap dan menangkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut,” kata Puan saat membacakan pidato penutupan masa sidang IV DPR RI, Jumat (9/4/2021).

Menurut Puan, aksi teror yang terus terjadi ini mengharuskan seluruh pihak untuk terus meningkatkan keamanan, terkhusus di objek-objek vital. “Semua pihak agar meningkatkan kewaspadaan dan keamanan, khususnya di objek-objek vital dan tempat publik dan jangan lengah untuk bersama-sama melawan aksi terorisme seperti ini,” ucapnya.

Dikatakan politisi PDI Perjuangan ini, pencegahan penyebaran paham radikal atau paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 sudah menjadi tugas bersama seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

“Menjadi tugas bersama kita semua, untuk saling mengingatkan dan mencegah penyebaran paham yang dapat membahayakan kehidupan berbangsa dan bernegara, mengancam keberadaan Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Kehidupan dalam Bhineka Tunggal Ika,” pungkasnya.

Diketahui, aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan terjadi pada, Minggu (28/3) lalu. Dalam aksi bom bunuh diri itu, pelaku yang diketahui pasangan suami-istri itu mati ditempat. Hanya berselang tiga hari, aksi teror kembali terjadi di Mabes Polri Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (31/3), sekitar pukul 16.30 WIB yang dilakukan oleh Zakiah Aini (25). Atas aksi teror itu, Zakiah Aini lantas ditembak mati oleh aparat kepolisian.[prs]

  • Bagikan