Connect with us

Ekonomi

Kemenperin Optimistis 23 Startup Curi Perhatian di Hannover Messe 2021

Diterbitkan

Pada

Gati Wibawaningsih (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Gati Wibawaningsih optimistis 23 Startup4industry yang menjadi peserta pada perhelatan pameran teknologi industri terbesar di dunia Hannover Messe 2021 akan mencuri perhatian karena keunggulannya.

“Kami optimistis. Karena salah satu startup yakni Machine Vision itu sudah tiga kali diundang meeting hari ini di ajang Hannover Messe,” kata Gati saat menggelar konferensi pers secara virtual di Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Gati berharap, ke-23 startup industri tersebut akan mendapatkan pasar dan mampu meraih kerja sama dengan perusahaan-perusahaan terkait asal Jerman.

Diketahui dari 63 startup asal Indonesia yang mengikuti Hannover Messe 2021, 23 perusahaan di antaranya adalah peserta Startup4industry.

Salah satu startup teknologi binaan program Startup4industry berhasil meraih Hermes Startup Award Hannover Messe 2020. Penghargaan internasional itu diberikan kepada perusahaan di bidang inovasi teknologi yang memberikan manfaat kepada industri, lingkungan, dan masyarakat.

Kemenperin mendorong lebih banyak startup yang dapat mengakselerasi transformasi teknologi di industri dengan lebih cepat sehingga industri, khususnya IKM, lebih produktif, lebih unggul, dan berdaya saing. (ndi)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Teknologi Informasi, Kemenkop Gandeng Tokopedia

Diterbitkan

Pada

Penulis

(ist/net)
Baca Berita

Ekonomi

Bangun Factory Sharing di Sragen, Kemenkop Siap Gelontorkan Rp13 Miliar

Diterbitkan

Pada

Penulis

ilustrasi (ist/net)
Baca Berita

Ekonomi

Sengketa Laut China Selatan Bisa Ganggu Ketahanan Pangan di Indonesia, Ini Kata Akademisi Unej

Diterbitkan

Pada

Penulis

Guru Besar Universitas Jember (Unej) Prof Achmad Subagio (ist/net)
Baca Berita
Loading...