Connect with us

Daerah

Kasus Hypermart Jangan Diselesaikan dari Bawah Meja

Diterbitkan

Pada

Kasus Hypermart Jangan Diselesaikan dari Bawah Meja
(ist/net)

Realitarakyat.com – Isu terkait adanya tekanan dari para petinggi di Jakarta dalam kasus dugaan korupsi pengalihan aset negara berupa lahan Hypermart Kupang, diharapkan tidak menyurutkan semangat Kajati NTT, Yulianto.

Pasalnya, dalam kasus dugaan korupsi pengalihan aset negara kepada pihak ketiga diduga merugikan keuangan negara hingga Rp. 12 miliar berdasarkan estimasi tim penyidik Tipidsus Kejati NTT.

Dosen Fisip Undana Kupang, Lasarus Jehamat kepada wartawan, Kamis (1/4/2021) meminta agar Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Yulianto, tetap menjaga integritas dirinya sebagai penegak hukum yang bertindak adil kepada seluruh oknum yang terlibat dalam kasus itu.

Menurutnya, terkait isu adanya tekanan dari para petinggi di Jakarta dalam kasus itu dikarenakan adanya hubungan emosional para petinggi dengan salah satu orang terkaya di Indonesia tidak menyurutkan niat baik Kajati NTT dalam memberantas tindak pidana korupsi di NTT.

“Kami minta kepada Kajati NTT, untuk tetap menjaga integritas dirinya sebagai seorang jaksa dan menjaga marwah institusi agar tidak terpengaruh dengan adanya tekanan dari manapun,” ujar Lasarus.

“Jka melalui proses sah, dengan izin DPRD Kabupaten Kupang, dan hasilnya diserahkan untuk APBD Kabupaten Kupang, silakan. Tapi yang menjadi soal kalau proses itu dilakukan melalui mekanisme di bawah meja. Dan, kalau sudah ada tekanan untuk menghentikan kasus Hypermart, jelas ada soal besar disitu,” tambah Lasarus.

Ditegaskan Lasarus, dirinya tidak menuduh siapa yang memberikan tekanan, namun jika benar ada tekanan untuk Kajati NTT, Yulianto, maka bisa dipastikan bahwa proses dalam kontrak lahan Hypermart bermasalah besar.

“Sudah selayaknya diproses sesuai dengan hukum yang berlaku jika memang dalam proses kontrak lahan Hypermart bermasalah,” ujar Lasarus.

Dirinya meyakini bahwa Kajati NTT, Yulianto, mampu menuntaskan kasus itu dengan mempertahankan integritasnya sebagai penegak hukum dan tetap menjaga marwah institusi sehingga tidaklah mungkin tekanan itu berhasil mematahkan semangatnya dalam memberantas korupsi di NTT.

“Ini suatu sikap berani membuka kasua korupsi ditubuh Hypermart dan masyarakat NTT khususnya Kabupaten Kupang mendukung Kejati NTT,” tambah Lasarus.

Menyoal integritas Kajati NTT, kata Lasarus, sudah terukur dan sudah dipupuk selama ini, sehingga perlu dilanjutkan tanpa bekerja dibawah tekanan dari para petinggi di Jakarta.(rey)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Razia Pekat Dalam Bulan Puasa, Ibu Rumah Tangga Ditemukan Bobok Siang Dengan Pria Lain

Diterbitkan

Pada

Penulis

Razia Pekat Dalam Bulan Puasa, Ibu Rumah Tangga Ditemukan Bobok Siang Dengan Pria Lain
Baca Berita

Daerah

Dalam Operasi Keselamatan Toba 2021, Sat Lantas Polres Tanjungbalai Bagikan Masker Secara Gratis

Diterbitkan

Pada

Penulis

Dalam Operasi Keselamatan Toba 2021, Sat Lantas Polres Tanjungbalai Bagikan Masker Secara Gratis
Baca Berita

Daerah

Komisi IV DPRD Loteng Akomodir Tuntutan Mahasiswa Tastura Saat Audiensi

Diterbitkan

Pada

Penulis

Komisi IV DPRD Loteng Akomodir Tuntutan Mahasiswa Tastura Saat Audiensi
Baca Berita
Loading...