Kapal Tabrakan Perairan Indramayu, Berikut Kronologinya

  • Bagikan
Kapal Tabrakan Perairan Indramayu, Berikut Kronologinya
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Kapal MV Habco Pioneer dan MV Barokah Jaya bertabrakan di perairan Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (3/4/2021).

Berikut kronologi kejadian kecelakaan kapal tersebut.

Kepala SROP/Vessel Traffic Services (VTS) Cirebon Hapiszar menyampaikan, pihaknya menerima laporan kecelakaan pada Sabtu (3/4/2021).

“Pada Sabtu (3/4/2021) pukul 16.45 LT, Kantor SROP/VTS Cirebon menerima laporan dari Capt. Muhammad Ferdinan Rizal Tanjung, Kapten dari kapal Habco Pionner mengenai musibah di laut,” ujar Hapiszar, seperti yang dikutip Kompas, Minggu (4/4/2021).

Dia menjelaskan kapal nelayan Barokah Jaya menabrak kapal Habco Pionner sehingga menyebabkan kapal nelayan itu terbalik.

Dari 32 anak buah kapal (ABK) KM Barokah Jaya, sebanyak 15 di antaranya berhasil dievakuasi oleh kapal Habco Pionner.

“ABK yang belum ditemukan sebanyak 17 orang (informasi dari kapal Habco Pionner),” kata Hapiszar.

VTS Cirebon kemudian mengarahkan untuk komunikasi melalui frekuensi 6215. Setelah itu berkoordinasi dengan Basarnas Cirebon, Basarnas Bandung, Basarnas Pusat, Polairud Cirebon, Lanal Cirebon, KSOP Cirebon, dan Kakel telkompel.

Selain itu juga tetap mencoba berkomunikasi dengan kapal MV Habco Pioneer. Dia mengatakan para ABK yang sudah dievakuasi berada dalam kondisi sehat.

Sebanyak 15 ABK yang berhasil dievakuasi adalah sebagai berikut:

-Supriyanto (43 tahun) KKM

-Asep (39 tahun)

-Amran (15 tahun)

-Udin (60 tahun) Onyun/Radi (14 tahun)

-Hanip (14 tahun)

-Renal (16 tahun)

-Reyhan (16 tahun)

-Feri (18 tahun)

-Samsudin (50 tahun)

-Eriyanto (16 tahun)

-Tarjo Cipir (45 tahun)

-Yudi (18 tahun)

-Agus (40 tahun)

-Tatang (35 tahun)

Sementara itu 17 orang lainnya belum diketahui dan 1 orang sempat terlihat tersangkut di jaring tapi tidak bisa dievakuasi. Kondisinya juga belum diketahui.

Lebih lanjut, Hapiszar menjelaskan cuaca di lapangan cerah berawan dengan tinggi gelombang 0,25 meter.

Sebanyak 15 orang survival berada di KN Sar Wisnu. Sementara itu 5 orang melakukan penyelaman di lokasi kejadian.

Di Pelabuhan Karangsong, Indramayu, telah didirikan posko dengan jumlah personel 15 orang.(Din)

  • Bagikan