Connect with us

Politik

Jakarta Macet Saat PPKM Mikro, PPP Kritik Kinerja Anies

Diterbitkan

Pada

Jakarta Macet Saat PPKM Mikro, PPP Kritik Kinerja Anies

Realitarakyat.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyinggung soal ‘presiden mantan gubernur’. PPP justru mengkritik kinerja Anies Baswedan dengan menyebut kondisi macet Jakarta saat ini tak tertolong.

“Kalau mantan Gubernur DKI jadi presiden, ini lebih nyambung mestinya terkait dengan kebijakan. Kalau itu dimaknai secara formal karena Pak Jokowi sebagai presiden, sebagai mantan gubernur tentu lebih memahami persoalan di DKI. Salah satunya itu soal pengelolaan di stasiun, khususnya kemacetan,” kata Ketua DPP PPP Achmad Baidowi atau Awiek di gedung MPR/DPR, Senin (5/4/2021).

Awiek lantas menyebut Jokowi kala itu bisa maju menjadi presiden karena ditopang oleh kinerjanya di DKI Jakarta. Menurutnya, tidak sesederhana ketika mantan Gubernur DKI Jakarta lalu otomatis langsung menjadi presiden.

“Tidak sesederhana mantan gubernur lantas menjadi presiden. Tetapi juga harus ditopang oleh kinerja yang memadai, ditopang oleh prestasi yang spektakuler, tidak hanya formalitas,” ucapnya.

Awiek lantas menyinggung soal kinerja Anies menangani kemacetan hingga banjir di DKI Jakarta. Dia menyebut Jakarta kini kembali macet meski masih berada pada tahap PPKM mikro.

“Ya kinerjanya, karena beliau itu punya diferensiasi kinerja yang berbeda dengan pendahulunya, ada legacy yang ditinggalkan dalam mengelola DKI. Kalau misalkan persoalan macet, ternyata DKI juga sudah macetnya nggak ketulungan, tidak macet gara-gara COVID. Sekarang PPKM tapi macetnya banyak gitu kan. Kalau gitu, apa prestasinya?” ujar Awiek.

“Kemudian banjir, kemarin banjirnya parah kan, bahkan lebih banyak menimpakan ke daerah yang lain, dari dulu banjir, tapi bagaimana cara pengelolaan di lokal itu yang penting. Manajerial gubernur itu penting di situ. Kemudian program-program dia itu dicek, sampai mana tingkat efektivitasnya. Dulu ada program rumah DP 0 persen, itu bagaimana, ternyata tidak sesuai yang kita harapkan,” sambungnya.

Sebelumnya, perkataan ‘presiden mantan gubernur’ dilontarkan Anies dalam acara penandatanganan kesepakatan bersama PT Transportasi Jakarta dan Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia tentang Kolaborasi Tridharma Perguruan Tinggi yang disiarkan secara virtual, Kamis (1/4). Anies mengaku bersyukur saat ini Pemprov DKI bisa ikut mengurus persoalan stasiun yang ada di Jakarta berkat Presiden Jokowi.

“Lalu kami matur ke Pak Presiden, kalau kita mau transportasi tapi nggak punya kewenangan, itu akan sulit. Minta supaya stasiun di Jakarta dikelola oleh DKI. Untungnya, Presiden mantan Gubernur DKI,” kata Anies.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Anies, Cak Imin dan Susi Pudjiastuti Bisa Jadi Jagoan Poros Partai Islam di 2024

Diterbitkan

Pada

Anies, Cak Imin dan Susi Pudjiastuti Bisa Jadi Jagoan Poros Partai Islam di 2024
Baca Berita

Politik

Azis Syamsuddin: Konten Jozeph Paul Zhang Rusak Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Diterbitkan

Pada

Azis Syamsuddin: Konten Jozeph Paul Zhang Rusak Persatuan dan Kesatuan Bangsa
Baca Berita

Politik

Perawat Di Palembang Dianiaya, Legislator Asal Sumsel: Pelaku Mesti Dihukum

Diterbitkan

Pada

Perawat Di Palembang Dianiaya, Legislator Asal Sumsel: Pelaku Mesti Dihukum
Baca Berita
Loading...