Connect with us

Hukum

Jadi Tersangka, Bupati Bandung Barat Diduga Terima Rp1 Miliar dari Korupsi Bansos

Diterbitkan

Pada

Jadi Tersangka, Bupati Bandung Barat Diduga Terima Rp1 Miliar dari Korupsi Bansos

Realitarakyat.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna (AUS) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemik COVID-19 pada Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020. Dia diduga menerima Rp1 miliar dari pihak swasta.

“Dari kegiatan pengadaan tersebut, AUS diduga telah menerima uang sejumlah sekitar Rp1 miliar,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (1/4/2021).

Selain Aa Umbara, KPK juga telah menetapkan dua tersangka lainnya, yaitu Andri Wibawa (AW) dari pihak swasta/anak dari Aa Umbara dan pemilik PT Jagat Dir Gantara (JDG) dan CV Sentral Sayuran Garden City Lembang (SSGCL) M Totoh Gunawan (MTG).

“MTG diduga telah menerima keuntungan sejumlah sekitar Rp2 milliar dan AW juga diduga menerima keuntungan sejumlah sekitar Rp2,7 miliar,” ungkap Alex.

Dalam konstruksi perkara, lanjut dia, diduga telah terjadi pada Maret 2020 karena adanya pandemik COVID-19, Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) kemudian menganggarkan sejumlah dana untuk penanggulangan pandemik COVID-19 dengan melakukan “refocusing” anggaran APBD Tahun 2020 pada Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Bulan April 2020, diduga ada pertemuan khusus antara AUS dengan MTG yang membahas keinginan dan kesanggupan MTG untuk menjadi salah satu penyedia pengadaan paket bahan pangan (sembako) pada Dinas Sosial KBB dengan kesepakatan adanya pemberian komitmen ‘fee’ sebesar 6 persen dari nilai proyek,” tutur Alex.

Untuk merealisasikan keinginan MTG, kemudian Aa Umbara memerintahkan Kadis Sosial KBB dan Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) KBB untuk memilih dan menetapkan M Totoh sebagai salah satu penyedia pengadaan paket sembako pada Dinas Sosial KBB.

“Bulan Mei 2020, AW (swasta) menemui AUS untuk turut dilibatkan menjadi salah satu penyedia pengadaan sembako dampak COVID-19 di KBB yang langsung disetujui AUS dengan kembali memerintahkan Kadis Sosial KBB dan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Dinsos KBB agar ditetapkan,” tutur-nya.

Dalam kurun waktu April-Agustus 2020, di wilayah KBB dilakukan pembagian bansos bahan pangan dengan dua jenis paket, yaitu bantuan sosial Jaring Pengaman Sosial (Bansos JPS) dan bantuan sosial terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (Bansos PSBB) sebanyak 10 kali pembagian dengan total realisasi anggaran senilai Rp52,1 miliar.

“Dengan menggunakan bendera CV JCM (Jayakusuma Cipta Mandiri) dan CV SJ (Satria Jakatamilung), AW mendapatkan paket pekerjaan dengan total senilai Rp36 miliar untuk pengadaan paket bahan pangan Bansos JPS,” ujar dia.

Sedangkan M Totoh dengan menggunakan PT JDG dan CV SSGCL mendapakan paket pekerjaan dengan total senilai Rp15,8 miliar untuk pengadaan bahan pangan Bansos JPS dan Bansos PSBB.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Headline

Istri Pria Penganiayaan Perawat RS Siloam itu Kini Digugat Perusahaan Kosmetik PT Immortal Cosmedika

Diterbitkan

Pada

Istri Pria Penganiayaan Perawat RS Siloam itu Kini Digugat Perusahaan Kosmetik PT Immortal Cosmedika
Baca Berita

Hukum

Walau Sudah Minta Maaf, Kasus Pria Penganiayaan Perawat Tetap Berlanjut

Diterbitkan

Pada

Penulis

Walau Sudah Minta Maaf, Kasus Pria Penganiayaan Perawat Tetap Berlanjut
Baca Berita

Headline

Jozeph Paul Zhang Pria Mengaku Nabi ke 26 itu Diduga Kini Berada di Jerman

Diterbitkan

Pada

Jozeph Paul Zhang Pria Mengaku Nabi ke 26 itu Diduga Kini Berada di Jerman
Baca Berita
Loading...