Izin Tinggalnya Habis Sejak 2019, WN Malaysia Dideportasi Imigrasi Parepare

  • Bagikan
Izin Tinggalnya Habis Sejak 2019, WN Malaysia Dideportasi Imigrasi Parepare
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Kantor Imigrasi (Kanim) Parepare, Sulawesi Selatan, kembali memulangkan atau mendeportasi Warga Negara (WN) Malaysia Muh Taufiq (22) setelah izin tinggalnya di Indonesia telah berakhir sejak 2019.

Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Sulsel, Dodi Karnida mengatakan, pendeportasian terhadap Muh Taufiq dilakukan karena izin tinggalnya telah habis berlakunya (overstay) yang sebelumnya mengikuti orang tuanya di Kabupaten Sidrap, Sulsel.

“Taufiq ini kelahiran Malaysia dan berstatus warga Malaysia. Orang tuanya dan kerabatnya yang lain warga Kabupaten Sidrap, dan sejak 2017 tinggal di Sidrap kemudian di deportasi dan kembali lagi hingga akhirnya ditangkap lagi,” ujarnya di Makassar, Senin (12/4/2021).

Dodi mengatakan penegakan hukum keimigrasian dengan tindakan administratif keimigrasian (TAK) berupa pendeportasian dari Bandara Sultan Hasanuddin ke Kualalumpur melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Ia menyatakan Taufik lahir di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia Timur dan sejak kecil saat berusia tiga bulan ia tinggal dan bersekolah di kampung halaman orang tuanya, Kabupaten Sidrap.

Sejak menempuh pendidikan dasar hingga sekolah menengah pertama (SD-SMP), semuanya dilakukan di Kabupaten Sidrap hingga duduk di bangku kelas X di SMA kemudian memutuskan pulang ke Malaysia untuk menyelesaikan studinya.

Pada 2017, Taufik kembali ke Kabupaten Sidrap dan di deportasi karena izin tinggalnya telah habis masa berlakunya. Pada 2019, kembali diamankan karena tidak dapat menunjukkan semua dokumen administrasi hingga akhirnya menjalani sidang di Pengadilan Negeri Sidrap dan dihukum 1 tahun 4 bulan.

“Setelah habis masa hukumannya kemudian dilakukan tindakan tegas lainnya berupa deportasi yang hari ini sudah diterbangkan ke Malaysia,” katanya.[prs]

  • Bagikan