Ini Penjelasan Polda jabar Terkait Laporan Rizky Febian Putra Sule Terhadap Kasus Harta Gono Gini yang Dikuasi Teddy

  • Bagikan
Ini Penjelasan Polda jabar Terkait Laporan Rizky Febian Putra Sule Terhadap Kasus Harta Gono Gini yang Dikuasi Teddy
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Kasus harta gono gini almarhumah Lina Jubaedah yang dilaporkan putra sulungnya Rizky Febian, memasuki babak baru. Penyidik Polda Jabar segera memeriksa terlapor Teddy Pardiyana untuk mengklarifikasi laporan yang dilayangkan Rizky Febian terhadap ayah tirinya itu.

Gelar perkara dilaksanakan untuk menentukan apakah laporan itu bisa dilanjutkan ke tahap penyidikan atau tidak.

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar Kombes Pol CH Patoppoi mengatakan, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

Penyidik segera meminta keterangan atau mengklarifikasi terlapor Teddy Pardiyana. Setelah itu, barulah gelar perkara dilaksanakan.

“Saat ini masih penyelidikan. Galar perkara untuk menentukan apakah kasus ini bisa ditingkatkan ke penyidikan atau tidak akan dilaksanakan setelah pihak terlapor diklarifikasi,” kata Dirditreskrimum Polda Jabar dikonfirmasi wartawna, Jumat (16/4/2021).

Disinggung kapan penyidik memeriksa Teddy Pardiyana untuk diklarifikasi terkait laporan Rizky Febian, Kombes Pol CH Patoppoi, belum bisa memastikan. Namun, klarifikasi akan dilakukan penyidik dalam waktu dekat ini. “Segera,” ujar Kombes Pol CH Patoppoi.

Diberitakan sebelumnya, penyanyi solo Rizky Febian melaporkan ayah tirinya Teddy Pardiyana ke Polda Jabar terkait dugaan perampasan dan penggelapan aset warisan mendiang Lina Jubaedah.

Pelaporan itu dilakukan Rizky lantaran pihak Teddy diduga tak memiliki iktikad baik untuk mengembalikan belasan aset milik almarhumah ibunya tersebut.

“Tidak ada iktikad baik pihak mereka (pihak Teddy Pardiana). Kami sudah tunggu sampai minggu kemarin, tidak ada,” kata Ferry Hudaya, kuasa hukum Rizky Febian saat dihubungi awak media, Kamis (25/3/2021).

Sebelumnya, ujar Ferry, pihak Teddy Pardiyana sudah berjanji mengembalikan aset warisan milik mendiang Lina Jubaedah kepada anak-anak almarhum.

“Tapi enggak ada juga. Jadi kami ambil langkah hukum,” ujar Ferry.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebanyak 12 aset milik mendiang Lina Jubaedah masih dikuasai Teddy Pardiana. Ke-12 aset itu antara lain, rumah di Panyawangan, sertifikat ruko di Panyawangan, rumah kos 32 kamar di Bojongsoang, dan uang penjualan rumah di Villa Bandung Indah senilai Rp1,5 miliar.

Kemudian, uang penjualan mobil Rp120 juta, tanah yang dibeli dari uang Rizky Febian atau Lina di Banjaran, Ciamis, toko material di Banjaran, Majalaya, tanah di Pangalengan, usaha grosir di Arjasari, Kabupaten Bandung, dan perhiasan senilai Rp2 miliar.

“Sampai sekarang dokumennya masih dalam penguasaan Pak Teddy,” tutur Ferry.(Din)

 

  • Bagikan
Loading...