Efek Gempa Malang, 24 Rumah dan Satu Mesjid di Jember Rusak

  • Bagikan
Efek Gempa Malang, 24 Rumah dan Satu Mesjid di Jember Rusak
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Gempa berkekuatan 6,7 magnitudo menguncang kawasan Malang, Jawa Timur dan sekitarnya pada Sabtu (10/4/2021).

Akibat dari gempa Malang tersebut, ada 24 rumah yang tersebar di 14 Kecamatan di Kabupaten Jember serta satu mesjid rusak. Selain itu, satu korban seorang wanita setengah baya, terluka, tertimpa reruntuhan bangunan.

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Jember, Heru Widagdo, gempa bumi yang terpusat di Kabupaten Malang itu terasa sekitar pukul 14.00 WIB.

“Saat kejadian saya masih berada di Kantor BPBD Jember, tiba-tiba merasakan terjadi goncangan,” ujar Heru, Sabtu malam.

Dia menjelaskan, gempa terjadi sebanyak dua kali dalam waktu berurutan.

Sesuai informasi Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika, (BMKG), gempa pertama berkekuatan 5 magnitudo. Sedangkan gempa bumi berikutnya lebih besar, berkekuatan 6,7 magnitudo.

Pusat gempa berada pada 8,95 lintang selatan dan 112,48 bujur timur 90 kilometer barat daya Kabupaten Malang dengan kedalaman 25 kilometer.

Meski pusat gempa berada di Kabupaten Malang, namun Peristiwa ini berdampak kerusakan rumah di 20 desa/kelurahan, yang tersebar 14 kecamatan di Kabupaten Jember.

“Selain itu ada satu mesjid rusak, di dusun sumber Candik Desa Panduman Kecamatan Jelbuk,” kata Heru.

Bahkan, dalam peristiwa gempa bumi ini, dilaporkan seorang warga di Dusun Kaliputih Desa Sumber Bulus Kecamatan Ledokombo terluka.

“Korbannya seorang perempuan terluka pada bagian Kepala. Saat ini korban dirawat di Puskesmas Cumedak Kabupaten Jember,” jelasnya.

Heru menambahkan, menyusul kejadian itu, BPBD langsung menerjunkan tim rekasi cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember, untuk membantu warga terdampak.

Hingga Sabtu petang, masih belum bisa memastikan total kerugian akibat gempa tersebut. Sebab, tim masih berada di lapangan, membantu evakuasi rumah korban terdampak dan melakukan asesment.

Ia berharap, minggu besok laporan assemen sudah selesai, sehingga jumlah total kerugian sudah masuk ke BPBD Kabupaten Jember.[prs]

  • Bagikan