DPR: Usut Terorisme Itu Harus Terencana

  • Bagikan
parpol
Waketum NasDem Ahmad Ali/Net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Anggota Komisi III DPR Ahmad M Ali menyatakan penanggulangan terorisme dan radikalisme bagi pemerintah harus dilakukan berbeda dengan kejahatan lainnya.

“Kelompok radikalisme dan terorisme merupakan kejahatan luar biasa, serta memiliki jejaring dan jaringan yang kuat, sehingga diperlukan pendekatan penanganan secara terencana, terstruktur dan masif,” ujar Ahmad M Ali dalam keterangannya, Kamis (1/4/2021).

“Mengusut terorisme itu harus dibuat secara terencana, sehingga penanganannya terencana. Jangan nanti terjadi aksi teror baru bekerja,” ucap lagi.

Anggota DPR dari daerah pemilihan Provinsi Sulteng itu menyayangkan adanya aksi teror masih terjadi secara berulang-ulang seperti yang terjadi di Lemba Tongoa, Kabupaten Sigi, dan aksi teror di depan Gereja Katedral Makassar serta aksi teror di Mabes Polri.

“Terorisme ini bukanlah hal yang baru di Tanah Air, dan ini sudah sekian lama, serta penanganannya pun tidak dilakukan secara tuntas,” ungkap Ketua Fraksi NasDem DPR-RI itu.

Oleh karena itu, kata dia, penanggulangan radikalisme dan terorisme semestinya harus terencana dilakukan oleh pemerintah, agar radikalisme dan terorisme tuntas di negeri ini.

“Jadi harus dipetakkan kekuatan terorisme seperti apa, jejaringnya seperti apa. Sehingga tidak menganggap selesai, ketika suatu aksi teror bisa dikejar, ditangkap dan ditembak, digrebek, lalu dianggap selesai,” ujar Ali.

Ia mengatakan Komisi III DPR sudah melakukan kunjungan ke Makassar berkaitan dengan aksi teror tersebut.

Selain itu pihaknya juga akan mengundang pihak-pihak terkait untuk membahas penanggulangan radikalisme dan terorisme.[prs]

  • Bagikan