1

Diterjang Badai, Rumah Warga Naimata Hancur Berantakan

Realitarakyat.com – Hujan disertai badai sejak 03 April hingga 04 April 2021 dini hari, puluhan rumah warga RT 07, RT 08 dan RT 09 Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang hancur berantakan.

Bukan saja rumah, bahkan ratusan pohon dan tiang listrik di tiga wilayah tersebut tumbang akibat hujan disertai badai berupa angin kencang selama dua (2) hari ini.

Musa Sabuna warga RT 09/ RW 03 Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang kepada wartawan, Selasa (06/04/2021) mengaku kejadian yang dialaminya sekitar pukul 02 : 30 dini hari.

Saat itu, kata Musa, dirinya bersama keluarga tidak bisa tidak karena angin kencang disertai hujan sangat deras. Tiba – tiba, angin kencang menghantam bagian atap rumah sehingga hancur berantakan.

“Kami sekeluarga belum tidur, karena angin kencang disertai hujan sekitar pukul 02 : 30 dini hari. Tiba – tiba atap rumah seperti diguncang dan seketika atap rumah terangkat seluruhnya akibat angin,” kisah Musa.

Dirinya berharap kejadian ini berupa hujan disertai angin kencang tidak terulang lagi sehingga peristiwa mengerikan ini tidak lagi dialaminya.

Terpisah, Maklon Atollo warga RT 08/ RW 03 Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang mengaku dirinya tidak menyangka peristiwa mengerikan ini bisa terjadi.

Saat itu, sekitar pukul 03 : 00 dini hari, kata Maklon, dirinya tidak bisa tidur karena hujan disertai badai membuat sekeluarga tidak bisa tidak.

Hal ini, lanjutnya, membuat dirinya takut sehingga selalu berjaga – jaga sambil membangunkan seluruh penghuni rumah agar tidak tidur lagi.

Dikatakannya, tidak lama berselang terdengar angin kencang menghantam bagian belakang rumah sehingga membuat seluruh atap rumah terangkat dan dibawa angin hingga 10 meter berada di jalan raya.

Terpantau, hingga saat ini ratusan pohon yang tumbang menghalangi jalan belum juga dibersihkan warga sekitar karena masih trauma dengan peristiwa itu.

Pihak kelurahan pun hingga saat ini belum merespon peristiwa yang menimpa warga Kelurahan Naimata. Bahkan, banyak pohon serta kabel listrik berserakan ditengah jalan sehingga membuat kendaraan sulit untuk melintas.(rey)