Connect with us

Daerah

Dicokok Saat Pesta Narkoba, Kepsek MTS Negeri Tanggeung Diberhentikan

Diterbitkan

Pada

Dicokok Saat Pesta Narkoba, Kepsek MTS Negeri Tanggeung Diberhentikan
ilustrasi (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Kementerian Agama Cianjur, Jawa Barat, memberhentikan sementara Kepala (MtS) Negeri Tanggeung, Sugih Gumilar yang terlibat pesta narkoba bersama seorang teman wanita dan tiga orang rekannya, karena masih menunggu kepastian hukum tetap sebelum melakukan pemecatan secara tidak hormat.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Cianjur, Hamdan, seperti dikutip Antara, Kamis (15/4/2021), mengatakan bahwa pihaknya baru mengetahui yang bersangkutan terjerat narkoba karena beberapa kali tidak hadir dalam rapat termasuk rapat koordinasi di Bandung.

“Kami baru tahu kalau Sugih ditahan karena narkoba, setelah Kepala Kemenag, meminta yang bersangkutan untuk dipanggil karena dalam rapat di Bandung, hanya Sugih yang tidak hadir,” katanya.

Sugih yang berstatus ASN di Kemenag Cianjur itu diberhentikan sementara dan posisinya sudah digantikan pejabat sementara, sambil menunggu putusan pengadilan terbukti bersalah, pelaku akan diberhentikan secara tidak hormat oleh Kemenag Cianjur.

“Setelah ada keputusan hukum tetap, akan dilakukan pemecatan secara tidak hormat karena atas perbuatannya telah mencoreng intansi Kemenag Cianjur. Kami mengimbau semua guru di bawah naungan Kemenag untuk menghindari narkoba dan menjadikan peristiwa ini sebagai contoh,” katanya.

Sebelumnya Satnarkoba Polres Cianjur menangkap Sugih Gumilar (40) Kepala Sekolah MTsN di Kecamatan Tanggeung, bersama seorang teman wanita dan tiga orang rekannya, saat pesta narkoba jenis sabu di rumah kontrakan di Kecamatan Karangtengah.

Polisi mengamankan MSM teman wanita Sugih, DJ, UB dan JCJ rekan prianya. Kelima orang tersebut, ditangkap setelah petugas mendapat laporan dari warga yang curiga dengan kegiatan di rumah kontrakan tersebut, kecurigaan warga terbukti dengan ditangkapnya kelima orang tersebut.

Para tersangka akan dijerat dengan pasal pasal 132 ayat (1) junto Pasal 114 ayat (1) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman kurungan 20 tahun penjara. (ndi)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Toleransi Berbasis Kearifan Lokal di Papua Dinilai Pengamat Sudah Baik

Diterbitkan

Pada

Penulis

Toleransi Berbasis Kearifan Lokal di Papua Dinilai Pengamat Sudah Baik
ilustrasi (ist/net)
Baca Berita

Headline

Jadi Otak Pencurian Hewan, Mantan Anggota Polri Ini Terancam 5 Tahun Penjara

Diterbitkan

Pada

Jadi Otak Pencurian Hewan, Mantan Anggota Polri Ini Terancam 5 Tahun Penjara
Baca Berita

Daerah

Ketua PKK Propinsi NTB, Bagi Sembako Di Masa PPKM Mikro

Diterbitkan

Pada

Penulis

Ketua PKK Propinsi NTB, Bagi Sembako Di Masa PPKM Mikro
Baca Berita
Loading...