Connect with us

Headline

Bisa Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup, Inilah Profil AKP Stepanus Robin Penyidik KPK Pemeras Walikota Tanjungbali itu

Diterbitkan

Pada

Bisa Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup, Inilah Profil AKP Stepanus Robin Penyidik KPK Pemeras Walikota Tanjungbali itu

Realitarakyat.com – Penyidik KPK bernama AKP Stepanus Robin alias AKP SR ditangkap atas kasus dugaan pemerasan Walikota Tanjungbalai M Syahrial.

AKP SR ini yang merupakan penyidik KPK dari unsur Polri, AKP Stepanus Robin ini sudah bertugas sebagai penyidik selama 1 tahun 7 bukan di KPK.

Ia diduga memeras Wali Kota Tanjungbalai, HM Syahrizal senilai Rp 1,5 miliar dengan cara membuat janji akan hentikan penyidikan kasus yang melibatkan wali kota Kota kerang ini tersebut.

Beginilah rekam jejak AKP Stepanus Robin Pattuju.

Stepanus pernah menjabat sebagai Kapolsek Gemolong, yang berada di wilayah Sragen, Jawa Tengah.

Saat itu Dia mendapatkan jabatan tersebut saat masih berpangkat inspektur satu atau Iptu.

Kenaikan pangkat dari Iptu menjadi AKP juga didapatkan Stepanus Robin saat masih menjabat Kapolsek Gemolong.

Nama Stepanus mulai sering terdengar setelah menjabat Kabag Ops Polres Halmahera selatan.

Bukan karena prestasinya di sana namanya mencuat, tapi karena skandal dari perwira yang digantikannya.

Ia menggantikan AKP Roy Simangungsong di jabatan itu, yang tersandung setelah aksi demo polisi di sana.

Demo ratusan orang polisi yang jarang terjadi itu terkait denga honor pengamanan pemilu.

Sebelum menjabat Kabag Ops, Stepanus sudah di Polda Maluku Utara dengan jabatan sebagai Danki Dalmas Ditsamabta.

Keluar surat telegram rahasia Kapolda Maluku Utara dengan STR Nomor: ST-946/1V/KEP/2019/ROSDM tertanggal 29 April 2019, yang isinya mengganti Kabag Ops dari AKP Roy ke AKP Stepanus.

Empat bulan setelah menjabat sebagai Kabag Ops Polres Halmahera Selatan, tepatnya Agustus 2009, AKP Stepanus Robin ditugaskan Mabes Polri sebagai penyidik di KPK.

Namun Setelah terjerat kasus pemerasan tersebut, kemungkinan AKP Stepanus Robin akan dijatuhi hukuman Seumur Hidup

AKP Stepanus Robin bisa dijerat dua pasal dalam UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Hal ini dikatakan peneliti ICW, Kurnia Ramadhana lewat siaran persnya, Rabu (21/4/2021).

AKP Stepanus merupakan penyidik KPK dari unsur Polri yang menangani kasus dugaan suap lelang atau mutasi jabatan di Pemkot Tanjungbalai, Sumatera Utara Tahun 2019.

Menurut Kurnia Ramadhana, jika dugaan pemerasan itu benar, AKP Stepanus semesti dijerat kombinasi Pasal 12 huruf e tentang tindak pidana pemerasan dan Pasal 21 terkait menghalang-halangi proses hukum.

“Tentu ketika dua kombinasi pasal itu disematkan kepada pelaku, ICW berharap Penyidik asal Polri yang melakukan kejahatan itu dihukum maksimal seumur hidup,” katanya

Dia menyebut pemerasan itu menjadikan KPK kini berada di ambang batas kepercayaan publik.

Hal ini tidak terlepas dari sejumlah skandal di internal KPK belakangan ini.

“Mulai dari pencurian barang bukti, gagal menggeledah, enggan meringkus buronan Harun Masiku, hilangnya nama politisi dalam surat dakwaan, sampai dugaan pemerasan kepada kepala daerah,” katanya.

ICW menilai pengelolaan internal KPK sudah bobrok akibat regulasi terbaru dan pengelolaan internal kelembagaan itu oleh para komisioner KPK.

Menurutnya, sejak Firli Bahuri dilantik sebagai Ketua KPK, anggapan publik terkait kinerja KPK selalu bernada negatif.

Catatan ICW sepanjang 2020 setidaknya ada enam lembaga survei yang mengonfirmasi hal tersebut.

“Tentu ini menjadi hal baru, sebab, sebelumnya KPK selalu mendapatkan kepercayaan publik yang relatif tinggi,” ujarnya. (Din)

 

 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Headline

Malam Ini Penyekatan Berakhir, Jalan Layang MBZ Kembali Dibuka

Diterbitkan

Pada

Penulis

Malam Ini Penyekatan Berakhir, Jalan Layang MBZ Kembali Dibuka
Baca Berita

Headline

Konflik Sedang Memanas, Teknologi Bikinan Yahudi Paksa Pengguna Facebook Doakan Israel

Diterbitkan

Pada

Penulis

Konflik Sedang Memanas, Teknologi Bikinan Yahudi Paksa Pengguna Facebook Doakan Israel
Baca Berita

Olahraga

Usai Inter Milan , Kini Juventus Disukan Sedang Mengalami Kesulitan Keuangan

Diterbitkan

Pada

Penulis

Usai Inter Milan , Kini Juventus Disukan Sedang Mengalami Kesulitan Keuangan
Baca Berita
Loading...