Connect with us

Politik

Azis Syamsuddin Yakin Peleburan Kemendikbud Riset Bakal Efektif

Diterbitkan

Pada

Azis Syamsuddin Yakin Peleburan Kemendikbud Riset Bakal Efektif
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin meyakini jika peleburan Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Kemenristek menjadi Kemendikbud Riset akan berfungsi efektif. Apalagi dengan fokus Pemerintah dalam peningkatan indeks pembangunan manusia.

Karena itu, dia meminta Presiden Joko Widodo segera menentukan figur menteri yang tepat untuk mengisi posisi tersebut.

“Tinggal Bapak Presiden menunjuk menterinya siapa dan siapa figurnya. Nah itu tentu kewenangan dari Bapak Presiden. Tentu Bapak Presiden dan Bapak Wapres punya pertimbangan-pertimbangan, siapa figur yang cocok di situ,” ujar Azis kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (13/4/2021).

Politisi Golkar itu, membantah peleburan kembali Kemendikbud Riset adalah sebuah kemunduran, sebagaimana yang disebutkan sejumlah pihak. Sebaliknya keberadaan dari Kemendikbud Riset itu diyakininya akan berfungsi efektif.

“Kenapa, karena dalam peningkatan indeks pembangunan manusia yang diperlukan adalah riset dan investasi dalam sisi development. Semua negara dan semua instansi harus memperkuat riset, jadi sudah tepat bagi bapak presiden membuat badan riset dan ingestasi negara ini utk jadi satu dengan kemendikbud. Dulu kan pernah, kemudian dipisah dan sekarang jadi satu lagi,” terangnya.

Sebelumnya dalam rapat paripurna DPR penutupan masa sidang ke IV yang berlangsung Jumat (9/4/2021) pagi di DPR. Seluruh Fraksi menyatakan sikap menyetujui penggabungan dan pembentukan kembali Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek tersebut.

“Kami selaku pimpinan rapat akan menanyakan kepada sidang dewan yang terhormat, apakah hasil keputusan rapat Bamus pengganti rapat konsultasi terhadap pertimbangan penggabungan dan pembentukan kementerian dapat disetujui,” tanya Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, saat memimpin rapat paripurna.

Pertanyaan itupun akhirnya dijawab dengan seruan, “Setuju,” dari para anggota DPR yang mewakili Fraksi Partai masing-masing.

Wacana penggabungan kembali, pertama kali muncul di akhir tahun 2019 tepatnya pada awal periode ke dua jabatan Presiden Joko Widodo. Ketika itu Presiden berencana untuk menggabungkan kembali Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) dan Kemendikti (Kementerian Pendidikan Tinggi).

Sementara di tahun 2014, pada periode pertama Joko Widodo menjabat sebagai Presiden. Dirinya melakukan pemisahan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan pemindahan Ditjen Pendidikan Tinggi ke Kementerian Riset dan Teknologi menjadi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Kata Politisi PDIP, Kebijakan Penanggulangan COVID-19 Jangan Dipolitisasi

Diterbitkan

Pada

Penulis

Kata Politisi PDIP, Kebijakan Penanggulangan COVID-19 Jangan Dipolitisasi
Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan (F-PDIP), Andreas Hugo Pareira (ist/net)
Baca Berita

Politik

Tragedi Kudatuli, Sekjen PDIP: Perjuangan Belum Selesai Demi Menuntut Kebenaran

Diterbitkan

Pada

Penulis

Tragedi Kudatuli, Sekjen PDIP: Perjuangan Belum Selesai Demi Menuntut Kebenaran
Baca Berita

Headline

Rawan Korupsi, Fahri Hamzah Minta Pemerintah Perbaiki Data Kependudukan

Diterbitkan

Pada

Penulis

Rawan Korupsi, Fahri Hamzah Minta Pemerintah Perbaiki Data Kependudukan
Baca Berita
Loading...