Connect with us

Metropolitan

Anies: Realisasi Pajak DKI Belum Optimal

Diterbitkan

Pada

Anies: Realisasi Pajak DKI Belum Optimal
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Realisasi pendapatan daerah DKI Jakarta 2020 masih belum optimal akibat pandemi virus corona, salah satunya yakni realisasi pajak.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan dari rencana pendapatan daerah sebesar Rp57,23 triliun, sampai akhir 2020 terealisasi sebesar Rp55,89 triliun atau 97,66 persen.

Anies menjelaskan, untuk realisasi pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp37,42 triliun (98,26 persen), realisasi dana perimbangan sebesar Rp16,96 triliun (99,09 persen) serta realisasi lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp1,50 triliun (74,35 persen).

“Walaupun secara keseluruhan pendapatan daerah mencapai realisasi sangat baik, namun terdapat komponen pajak daerah yang realisasinya belum optimal, yaitu kurang dari 95 persen seperti BPHTB dan PBB-P2,” kata Anies saat menyampaikan pidato Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2020 dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (19/4/2021).

Menurut dia, ada beberapa faktor yang menyebabkan realisasi pajak pada tahun lalu tak optimal. Pertama, penurunan kemampuan ekonomi wajib pajak (WP), khususnya WP dengan nilai ketetapan besar dikarenakan pandemi covid-19, sehingga sulit melakukan pembayaran PBB-P2.

Kemudian, banyak objek pajak yang mempunyai nilai ketetapan pajak besar, tetapi status objek pajak tersebut sudah tidak ada, merupakan objek sengketa, milik pemerintah, atau belum dilakukan update atas pemilik, sehingga kesulitan melakukan penagihan.

Upaya penagihan secara aktif tidak dapat dilakukan secara maksimal dikarenakan pandemi Covid-19. Lalu, terdapat kecenderungan transaksi di Jakarta masih menggunakan harga NJOP (bukan harga transaksi sebenarnya).

Selanjutnya, terdapat apartemen-apartemen yang belum dilakukan pemecahan, serta masih banyak wajib pajak melakukan jual beli berdasarkan perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) bukan pada akta jual beli, sehingga tidak terutang BPHTB.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Ketiga Kalinya, Kota Bogor Raih Penghargaan KLA Madya

Diterbitkan

Pada

Penulis

Ketiga Kalinya, Kota Bogor Raih Penghargaan KLA Madya
(ist/net)
Baca Berita

Metropolitan

Seluruh Wilayah Jakarta Hari Ini Diprediksi Cerah

Diterbitkan

Pada

Penulis

Seluruh Wilayah Jakarta Hari Ini Diprediksi Cerah
ilustrasi (ist/net)
Baca Berita

Headline

Anggota DPRD DKI Setuju Pelanggar Prokes Dipidana Dengan Syarat Hukumannya Ditemani Pasien Covid

Diterbitkan

Pada

Anggota DPRD DKI Setuju Pelanggar Prokes Dipidana Dengan Syarat Hukumannya Ditemani Pasien Covid
Baca Berita
Loading...