Connect with us

Politik

Anies, Cak Imin dan Susi Pudjiastuti Bisa Jadi Jagoan Poros Partai Islam di 2024

Diterbitkan

Pada

Anies, Cak Imin dan Susi Pudjiastuti Bisa Jadi Jagoan Poros Partai Islam di 2024
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Wacana poros partai Islam belakangan ini menguat usai pertemuan PKS dan PPP. Lantas, siapa tokoh bisa diusung poros partai Islam ini?

Pendiri lembaga survei KedaiKOPI Hendri Satrio atau Hensat menilai ada sejumlah nama besar yang bisa diusung poros partai Islam. Hensat menilai jagoan poros partai Islam bisa kuat jika disandingkan tokoh nasionalis.

“Siapa yang akan didorong poros partai Islam ini? Menurut saya akan bagus dan jitu strateginya kalau poros partai Islam ini mendorong tokoh-tokoh di luar mereka. Jadi artinya tokoh nasionalis yang didorong terus digabungkan dengan tokoh yang Islam,” kata Hensat kepada wartawan, Senin (19/4/2021).

Hensat menilai kekuatan poros partai Islam akan solid jika partai nasional turut bergabung. Sehingga poros ini tak akan layu sebelum berkembang.

“Jadi gabungannya antara nasionalis religius lagi gitu, tapi didorong oleh partai Islam,” ujar Hensat.

Ada sejumlah tokoh yang bisa diusung atau didorong poros partai Islam dari berbagai latar belakang. Tokoh itu terbagi ke dalam beberapa klaster.

“Nah ini siapa saja bisa dicalonkan, kalau dari survei KedaiKOPI kan ada tokoh parpol, ada tokoh kepala daerah, ada tokoh nonparpol, ada tokoh oposisi, ada selebriti, ada dari TNI-Polri, kan gitu,” ujar Hensat.

Dari latar belakang partai politik ada sejumlah nama ketua umum, dari non partai ada Susi Pudjiastuti hingga Abraham Samad. Dari latar belakang TNI-Polri ada nama Budi Gunawan, Gatot Nurmantyo hingga Doni Monardo.

“Ya nama-namanya tokoh parpol itu ada Cak Imin, ada Ahmad Syaikhu, ada Suharso Monoarfa, ada Amien Rais. Terus kalau dari tokoh nonparpolnya ada Susi Pudjiastuti, Sudirman Said, ada Abraham Samad, kalau TNI itu ada Gatot Nurmantyo, ada Doni Monardo, gitu ya. Di Polri-nya ada Pak Budi Gunawan, ada Pak Tito, ada Pak Boy Rafli Amar, bahkan ada Pak Firli Bahuri,” ucap Hensat.

Bagaimana dengan nama tokoh kalangan ulama? Hensat menyebut nama Aa Gym hingga Ustaz Abdul Somad.

“Jadi justru lebih banyak gitu pilihannya, sementara kalau tokoh-tokoh ulama kan banyak juga, kita sebut saja Aa Gym, ada UAS, ada Habib Al-Jufri, kemudian TGB, banyak gitu namanya, jadi dengan adanya poros partai Islam ini bisa banyak tokoh yang mereka calonkan,” sebut Hensat.

Sedangkan dari kalangan kepala daerah ada nama Anies Baswedan dan Zulkieflimansyah. Nama-nama tersebut, menurut Hensat bisa dikombinasikan dan kuat.

“Belum lagi tokoh kepala daerah macam Anies Baswedan, terus ada Zulkieflimansyah misalnya di NTB, jadi cukup banyak kombinasi,” imbuhnya.

PKS dan PPP sebelumnya mewacanakan terbentuknya koalisi poros partai Islam di 2024. PKS mengungkap sudah ada beberapa alternatif capres yang mungkin diajukan koalisi poros islam pada Pilpres 2024.

“Sudah ada beberapa alternatif, tapi clue nya selalu masuk lima besar survei nasional,” kata Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, saat dihubungi, Kamis (15/4).

Mardani enggan menjelaskan lebih lanjut siapa sosok yang selalu masuk dalam 5 besar survei pilpres 2024. Namun berdasarkan survei yang pernah dikeluarkan sejumlah lembaga akhir-akhir ini, ada sejumlah nama yang kerap masuk sosok 5 besar yakni Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Sandiaga Uno, Ganjar Pranowo, dan Ridwan Kamil.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Headline

Gibran Ajak 10 Mahasiswa UNS Yang Bentang Poster Saat Kunjungan Jokowi Ke Solo Untuk Bertemu

Diterbitkan

Pada

Penulis

Gibran Ajak 10 Mahasiswa UNS Yang Bentang Poster Saat Kunjungan Jokowi Ke Solo Untuk Bertemu
Baca Berita

Headline

Upaya Menangkan Pemilu 2024, Airlangga Instruksikan Kader Golkar Lakukan Pendekatan Kultural

Diterbitkan

Pada

Penulis

Upaya Menangkan Pemilu 2024, Airlangga Instruksikan Kader Golkar Lakukan Pendekatan Kultural
Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto (ist/net)
Baca Berita

Politik

Beda Opsi DPR dan Pemerintah Soal Pelaksanaan Pemilu 2024, PKS Senayan Minta UU Pemilu Direvisi

Diterbitkan

Pada

Penulis

Beda Opsi DPR dan Pemerintah Soal Pelaksanaan Pemilu 2024, PKS Senayan Minta UU Pemilu Direvisi
Mardani Ali Sera PKS/Net
Baca Berita
Loading...