Connect with us

Headline

Tokoh Pejuang Buruh Prof. Dr. Muchtar Pakpahan SH, MA,Telah Pergi Untuk Selamanya

Diterbitkan

Pada

Tokoh Pejuang Buruh Prof. Dr. Muchtar Pakpahan SH, MA,Telah Pergi Untuk Selamanya

Realitarakyat.com – Tokoh Pejuang Buruh di Indonesia Muchtar Pakpahan telah pergi. Dia telah tiada lagi. Dia telah mengakhiri peretandingannya di dunia ini.

Dia menghadap Sang Penciptanya, Minggu, 21 Maret 2021. Dengan umur 67 tahun, meninggalkan isteri Rosintan br Marpaung, dengan tiga anak dan cucu.

Dunia perburuhan Indonesai dan dunia kini berduka. Sang Pejuang yang dengan segala keberaniannya mendirikan serikat burh di tengah kondisi negara yang dikelola Pemerintahan Orde Baru yang otoriter telah mengantarkannya ke penjara.

Ketika Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) didirikan pada bulan April 1992, Presiden Soeharto sangat marah.

Tokoh Pejuang Buruh Prof. Dr. Muchtar Pakpahan SH, MA,Telah Pergi Untuk Selamanya

Mengumpulkan sejumlah tokoh kritis sebagai pendiri SBSI seperti Alm Gus Dur, Dr SAE Nababan dan mendeklarasikannya di Hotel Cipayung Puncak Kabupaten Bogor.

SBSI sebagai pressure group dianggap pembangkangan terhadap keinginan presiden yang menginginkan hanya satu serikat pekerja yaitu Serikat Pekerja Indonesia (SPSI). SBS seakan organisasi terlarang. Dikejar, dikebiri dan berbagai intimidasi dilakukan dengan berbagai cara intelijen.

Namun SBSI tidak mati, semakin dibabat, semakin merambat. Penyiapan organisasi yang sudah dilakukan sebelumnya berupa pembinaan dan pelatihan buruh yang dilakukan Forum Adil Sejahtera (FAS) yang memfasilitasi berdirinya SBSI pada tahun 1992 yang sudah dirancang sejak tahun 1990.

Berbagai cara dilakukan pemerintah menekan SBSI, namun peran dunia Internasional melalui ILO dan organisasi perburuhan dan organisasi pejuang HAM serrta LSM dalam negeri dan luar negeri telah membuat peran dan aktivitas SBSI mendunia dan membawa Muchtar pakpahan diundang berpidato di Parlemen Eropa dan Kongres Amerika.

Bahkan salah satu Majalah terkenal bernama majalah TIME pernah membuat ramalan bahwa Muchtar Pakpahan akan menjadi calon pemimpin dunia.

Popularitasnya di dunia Internasional semakin membuat presiden Soeharto tidak enak badan.  Segala aktivitas SBSI diintai dan mencari celah untuk menghentikannya.

Aksi unjuk rasa buruh tahun 1994 di Medan ternyata dibuat menjadi jebakan batman untuk memenjarakannya. Sidang kasus tersebut sangat menyita perhatian dunia. Kantor berita Reuter dan AFP yang merupakan dua kantor berita terbesar di dunia sampai mengutus langsung reportenya kala itu.

Kasus ini telah menjadi sebuah contoh yang tidak baik bagi dunia hukum Indonesia. Pengadilan tingkat kasasi membebaskan Muchtar Pakpahan.

Tokoh Pejuang Buruh Prof. Dr. Muchtar Pakpahan SH, MA,Telah Pergi Untuk Selamanya

Jaksa mengajukan upaya hukum luar biasa Peninjauan Kembali (PK). Dalam KUHAP, yang berhak mengajukan Peninjauan Kembali adalah Terdakwa atau keluarganya, bukan Jaksa Penuntut Umum.

Namun ini menjadi preseden dan jurisprudensi bahwa Jaksa Penuntut Umum bisa melakukan upaya Peninjauan Kembali.

Dalam literatur hukum pidana kita, kasus Muchtar Pakpahan ini sangat terkenal dan popular dengakasus pertama Peninjauan Kembali yang melanggar isi KUHAP. Tetapi itulah pemerintah yang otoriter yang menganggap dirinya sebagai penguasa diatas hukum.

Akhirnya Muchtar Pakpahan masuk dan menjadi penghuni penjara Tanjung Gusta Medan.

Semua itu dilaluinya dengan segala ketabahan dan dianggap sebagai resiko perjuangan. Perjuangan membela buruh dan masyarakat termarginal lainnya.

Tokoh Pejuang Buruh Prof. Dr. Muchtar Pakpahan SH, MA,Telah Pergi Untuk SelamanyaMuchtar pakpahan yang memulai profesinya sebagai pengacara dan dosen di Fakultas Hukum Universitas HKBP Nomensen. Melanjutkan studi S2 dan S3 ke Universitas Indonesia dan juga menjadi pengajar di UKI Jakarta.

Di kampus inilah dia diangkat menjadi guru besar (professor) sampai dia menghembuskan nafas terakhir.

Teramat banyak kenangan dengan beliau ini sebagai sahabat aktivis yang bersama-sama merancang pendirian SBSI dan berbagai lembaga perjuangan untuk menegakkan demokrasi dan penghormatan HAM di Indonesia.(Ilm)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum

Polri Minta Interpol Terbitkan Red Notice untuk Jozeph Paul Zhang

Diterbitkan

Pada

Polri Minta Interpol Terbitkan Red Notice untuk Jozeph Paul Zhang
Baca Berita

DPR

Menteri Erick Ingin Beli Peternakan di Luar Negeri, Firman Soebagyo : Memang Indonesia Kekurangan Lahan?

Diterbitkan

Pada

Menteri Erick Ingin Beli Peternakan di Luar Negeri, Firman Soebagyo : Memang Indonesia Kekurangan Lahan?
Baca Berita

Headline

Perbaikan PP tentang Standar Pendidikan Nasional Harus Segera Direalisasikan

Diterbitkan

Pada

Perbaikan PP tentang Standar Pendidikan Nasional Harus Segera Direalisasikan
Baca Berita
Loading...