Connect with us

Hukum

Penuhi Panggilan KPK, Effendi Gazali Bingung Diminta Bawa Rekening Perusahaan

Diterbitkan

Pada

Penuhi Panggilan KPK, Effendi Gazali Bingung Diminta Bawa Rekening Perusahaan

Realitarakyat.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil pakar komunikasi politik Effendi Gazali sebagai saksi untuk tersangka Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kemensos, Matheus Joko Santoso pada Kamis (25/3/2021). Effendi dipanggil dalam kapasitas sebagai wiraswasta.

Effendi mengaku jika pemanggilannya hanya baru melalui pesan dan belum menerima surat panggilan secara resmi.

“Mengenai pemanggilan saya, saya dapat panggilannya tadi malam jam 19.41 melalui WA (WhatsApp). Jadi, saya sampai sekarang belum terima surat panggilan secara resminya, belum ada,” kata Effendi di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (25/3/2021).

“Karena ini demi KPK saya datang saja. Kalau masuk ke materi, yang pertama mengenai ada PT/CV itu saya katakan saya tidak kenal dan lebih gampang panggil saja PT/CV-nya. Panggil dan konfrontasi ke saya apakah dia memang dapat ke situ, kapan dikasih, dan kemudian apa urusan dengan saya,” lanjutnya.

Ia pun mengaku bingung karena dalam surat panggilan KPK disebut bahwa dirinya diminta membawa rekening perusahaan sejak 1 Januari 2020.

“Pertanyaan yang menarik adalah surat panggilan KPK itu isinya ‘harap membawa rekening perusahaan sejak 1 Januari 2020 dan PO bansos Kemensos’. Saya ambil rekening siapa, dari perusahaan mana?” ucap Effendi.

Sementara itu, KPK mengapresiasi atas kehadiran Effendi memenuhi panggilan penyidik KPK.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan seseorang yang dipanggil sebagai saksi karena keterangannya dibutuhkan dalam rangka memperjelas rangkaian perbuatan para tersangka.

“Perkembangan hasil pemeriksaan akan kami sampaikan lebih lanjut,” kata Ali.

Selain Effendi, KPK juga memanggil enam saksi lainnya untuk tersangka Matheus, yaitu Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Kementerian Sosial (Kemensos) Pepen Nazaruddin, Sekjen Kemensos Hartono Laras, Kukuh Ary Wibowo yang merupakan Staf Ahli Juliari Peter Batubara (JPB) saat menjabat sebagai Mensos.

Kemudian, Muhammad Rakyan Ikram yang merupakan adik dari Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Ihsan Yunus, Triana dari pihak swasta/PT Indo Nufood Indonesia, dan Amelia Prayitno dari pihaks swasta/PT Cyber Teknologi Nusantara.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Headline

Istri Pria Penganiayaan Perawat RS Siloam itu Kini Digugat Perusahaan Kosmetik PT Immortal Cosmedika

Diterbitkan

Pada

Istri Pria Penganiayaan Perawat RS Siloam itu Kini Digugat Perusahaan Kosmetik PT Immortal Cosmedika
Baca Berita

Hukum

Walau Sudah Minta Maaf, Kasus Pria Penganiayaan Perawat Tetap Berlanjut

Diterbitkan

Pada

Penulis

Walau Sudah Minta Maaf, Kasus Pria Penganiayaan Perawat Tetap Berlanjut
Baca Berita

Headline

Jozeph Paul Zhang Pria Mengaku Nabi ke 26 itu Diduga Kini Berada di Jerman

Diterbitkan

Pada

Jozeph Paul Zhang Pria Mengaku Nabi ke 26 itu Diduga Kini Berada di Jerman
Baca Berita
Loading...