Connect with us

Daerah

Merasa Difitnah, Dua Oknum Pegawai Bank NTT Dipolisikan

Diterbitkan

Pada

Merasa Difitnah, Dua Oknum Pegawai Bank NTT Dipolisikan

Realitarakyat.com – Mantan Kepala Kantor Cabang Utama (KCU) Bank NTT, Saul Lois Wenji mempolisikan dua oknum pegawai pada Kantor Pusat Bank NTT di Mapolda NTT.

Saul Lois Wenyi melaporkan JRS dan DJL dua oknum pegawai Kantor Pusat Bank NTT pada bagian Divisi Pengawasan/SKAI Kantor Pusat Bank NTT.

Saul Lois Wenji melaporkan JRS dan DJL oknum pegawai pada Kantor Pusat Bank NTT karena merasa difitnah. Laporan dari Saul Lois Wenji di Mapolda NTT diterima oleh Brigpol Petrik Marthin Bolly dengan nomor polisi : LP/B/81/III/RES.1. 14/2021/SPKT tertanggal 19 Maret 2021.

Saat melaporkan kasus dugaan pemfitnahan itu, Saul Lois Wenji didampingi kuasa hukumnya, Lesly Anderson Lay, S. H.

Saul Lois Wenji kepada wartawan, Rabu (24/3/2021) mengatakan dirinya melaporkan DJL dan JRS oknum pegawai Bank NTT pada Kantor Pusat Bank NTT pada bagian Divisi Pengawasan atau SKAI karena merasa difitnah.

Dijelaskan Saul, dugaan pemfitnahan itu bermula ketika dirinya berstatus sebagai pimpinan Kepala Cabang Bank NTT Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.

Awalnya, kata Saul, sekitar bulan Oktober 2020 lalu, dirinya mendapatkan informasi bahwa JRS dan DJL dua oknum yang dilaporkan ini akan mendatangi Bank NTT Cabang Waingapu sebagai pemeriksa pada Divisi Pengawasan atau SKAI Bank NTT Kantor Pusat.

Dilanjutkan Saul, ketika DJL dan JRS, kedua terlapor tersebut mendatangi Kantor Cabang Bank NTT Waingapu, kedua terlapor menanyakan kepada JE dan HK yang merupakan nasabah Bank NTT, dimana kedua terlapor menanyakan apakah dalam mengajukan kredit, pelapor meminta sejumlah uang kepada nasabah.

Terkait dengan pernyataan tersebut, Saul Lois Wenji menegaskan bahwa dirinya tidak pernah sekalipun meminta sejumlah uang kepada JE dan HK selaku nasabah Bank NTT yang mengajukan kredit.

“Dengan adanya peristiwa itu, saya merasa dirugikan dan merasa difitnah. Makanya saya polisikan DJL dan JRS oknum pegawai pada bagian divisi pengawasan atau SKAI Kantor Pusat Bank NTT,” tegas Saul.

“Saya sendiri berani memastikan bahwa selama menjadi pejabat pada Bank NTT, tidak pernah sekalipun melakukan hal itu,” tambah Saul.

Dilanjutkan Saul, diperparah lagi dengan informasi terkait adanya permintaan uang yang dikatakan oleh oknum pegawai Bank NTT Kantor Pusat telah beredar dan sudah diketahui juga oleh keluarga. Hal ini, membuat keluarga merasa malu dengan adanya informasi tersebut.

“Keluarga saya merasa malu dan menelpon untuk mengecek kebenaran informasi  namun saya sudah menjelaskan bahwa hal itu tidak benar sehingga saya melaporkan oknum tersebut di Polda NTT untuk diproses sesuai hukum,” kata Saul.

“Saya merasa oknum pemeriksa dari bagian Divisi Pengawasan atau SKAI yakni DJL dan JRS dalam menjalankan tugasnya tidak objektif dan tidak bertanggung jawab dalam melaksanakan pemeriksaan karena tanpa didukung bukti-bukti,” kata Saul.

Hingga berita ini diturunkan, DJL dan JRS oknum pegawai pada bagian Divisi Pengawasan atau SKAI Bank NTT Kantor pusat belum bisa dikonfirmasi.(rey)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Lempar Anak Umur 13 Tahun Pakai Kayu, Tondi Diinapkan Di Polsek Datuk Bandar Polres Tanjungbalai

Diterbitkan

Pada

Penulis

Lempar Anak Umur 13 Tahun Pakai Kayu, Tondi Diinapkan Di Polsek Datuk Bandar Polres Tanjungbalai
Baca Berita

Daerah

Warga Banti dan Opitawak Kembali Ke Desanya, Kapolsek Tembagapura: Tetap Waspada

Diterbitkan

Pada

Warga Banti dan Opitawak Kembali Ke Desanya, Kapolsek Tembagapura: Tetap Waspada
Baca Berita

Daerah

Gunung Sinabung Kembali Meletus, Kali ini Semburkan Material Vulkanik hingga Ketinggian 1,5 Km

Diterbitkan

Pada

Penulis

Gunung Sinabung Kembali Meletus, Kali ini Semburkan Material Vulkanik hingga Ketinggian 1,5 Km
Baca Berita
Loading...