Connect with us

Daerah

Kuasa Hukum Yakin Jonas Salean Bisa Bebas Ditingkat MA

Diterbitkan

Pada

Kuasa Hukum Yakin Jonas Salean Bisa Bebas Ditingkat MA

Realitarakyat.com – Setelah terdakwa Jonas Salean divonis bebas meskipun hakim berbeda pendapat dalam pertimbangan hukumnya dalam kasus dugaan korupsi bagi – bagi tanah Pemerintah Kota Kupang Tahun 2016, Jaksa Penuntut Umum (JPU) langsung menyatakan kasasi atas putusan majelia hakim Pengadilan Tipikor Kupang.

Yanto MP. Ekon selaku kuasa hukum kepada wartawan, Senin (22/03/2021) menegaskan bahwa terdakwa Jonas Salean dipastikan bebas atas tuduhan jaksa pada tingkat kasasi di Mahkama Agung (MA) RI.

Untuk itu, kata Yanto, saat ini tim kuasa hukum terdakwa Jonas Salean mantan Wali Kota Kupang, sedang fokus pada tingkat kasasi di Mahkama Agung (MA) RI.

“Kami meyakini bahwa terdakwa Jonas Salean akan bebas ditingkat Mahkama Agung (MA Republik Indonesia (RI),” yakin Yanto Ekon.

Dilanjutkan Yanto, tim kuasa hukum telah menerima putusan bebas pada tingkat Pemgadilan Negeri (PN) Kelas IA Kupang pada Pengadilan Tipikor Kupang. Dan, kuasa hukum terdakwa juga telah menerima pemberitahuan kasasi.

Namun, kata Yanto, terkait dengan memori kasasi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), tim kuasa hukum terdakwa Jomas Salean belum menerima memori kasasi dari Jaksa Penuntut Umum.

“Kami masih menunggu memori kasasi dari Jaksa Penuntut Umum untuk kasis ajukan kontra memori kasasi,” ungkap Yanto.

Yanto kembali menegaskan bahwa tim kuasa hukum terdakwa Jonas Salean meyakini bahwa terdakwa bakal bebas pada tingkat kasasi di MA RI, karena putusan Pengadilan Tipikor Kupang pada PN Kelas IA Kupang sudah tepat dan benar.

“Kami yakin terdakwa Jonas Salean bebas di tingkat Mahkama Agung karena putusan Pengadilan Tipikor Kupang pada PN Kelas IA Kupang sudah benar dan tepat,” tegas Yanto Ekon.

Untuk diketahui bahwa dalam kasua itu, Jonas Salean dituntut JPU selama 12 tahun penjara, denda sebesar Rp. 1 miliar subsidair 6 bulan kurungan dan uang pengganti sebesar Rp. 750 juta subsidair 6 tahun kurungan.

Namun, majelis hakim Ari Prabowo yang bertindak sebagai ketua majelis hakim dan anggota hakim I, Liwar Awang menyatakan terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana didakwakan JPU baik dakwaan Primair dan Subsidair.

Menurut Ari Prabowo dan Liwar Awang perbuatan terdakwa membagikan tanah kepada dirinya sendiri sebagai Wali Kota Kupang, Isteri, menantu, besan dan pejabat Pemkot Kupang bukanlah perbuatan melawan hukum.

Sedangkan hakim anggota II, Ibnu Kholiq menyatakan bahwa terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana didakwakan JPU dalam dakwaan Primair.(rey)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Lempar Anak Umur 13 Tahun Pakai Kayu, Tondi Diinapkan Di Polsek Datuk Bandar Polres Tanjungbalai

Diterbitkan

Pada

Penulis

Lempar Anak Umur 13 Tahun Pakai Kayu, Tondi Diinapkan Di Polsek Datuk Bandar Polres Tanjungbalai
Baca Berita

Daerah

Warga Banti dan Opitawak Kembali Ke Desanya, Kapolsek Tembagapura: Tetap Waspada

Diterbitkan

Pada

Warga Banti dan Opitawak Kembali Ke Desanya, Kapolsek Tembagapura: Tetap Waspada
Baca Berita

Daerah

Gunung Sinabung Kembali Meletus, Kali ini Semburkan Material Vulkanik hingga Ketinggian 1,5 Km

Diterbitkan

Pada

Penulis

Gunung Sinabung Kembali Meletus, Kali ini Semburkan Material Vulkanik hingga Ketinggian 1,5 Km
Baca Berita
Loading...