Connect with us

Hukum

Kata Kejagung, Habib Rizeq Cs Segera Disidangkan di PN Jaktim

Diterbitkan

Pada

Kata Kejagung, Habib Rizeq Cs Segera Disidangkan di PN Jaktim
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Kejagung mengaku telah menerima surat keputusan Mahkamah Agung tentang berkas 3 kasus kerumunan dan 1 kasus tes swab Habib Rizieq Shihab (HRS) dan mantan petinggi Front Pembela Islam (FPI). Rizieq dan kawan-kawan akan disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur.

“Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung telah menerima Surat Keputusan Mahkamah Agung tentang Penunjukan Pengadilan Negeri Jakarta Timur untuk Memeriksa dan Memutus Berkas Perkara Tindak Pidana Kekarantinaan Kesehatan Atas Nama Terdakwa MR dan kawan-kawan,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan pers tertulis, Senin (1/2/2021).

Leonard menerangkan, ada empat berkas perkara yang akan disusun oleh tim jaksa penuntut umum (JPU). Berkas perkara itu adalah kerumunan di Tebet Utara, Jakarta Selatan; dan kerumunan di Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat.

“Kemudian berkas perkara untuk perkara yang terjadi di Rumah Sakit Ummi Jalan Empang Kota Bogor pada tanggal 27 November 2020. Kemudian berkas perkara untuk perkara yang terjadi di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Megamendung Bogor pada tanggal 13 November 2020,” lanjut Leonard.

Leonard mengatakan pihaknya akan mulai menyusun surat dakwaan setelah mendapat keputusan dari Mahkamah Agung (MA) itu. Selanjutnya, perkara tersebut segera disidangkan.

Rizieq dalam kasus kerumunan di Petamburan disangkakan melanggar Pasal 160 KUHP dan/atau Pasal 93 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 216 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kemudian, lima tersangka lainnya disangkakan melanggar Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 216 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Pada kasus tes swab Rizieq di RS Ummi, Bogor, Jawa Barat, para tersangka disangkakan melanggar Pasal 14 dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan/atau Pasal 216 KUHP juncto Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP.

Sedangkan kasus kerumunan di Megamendung, Jawa Barat, Rizieq disangkakan melanggar Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) UU Nomor 4 Tahun 1984 Tentang Wabah Penyakit Menular dan/atau Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan/atau Pasal 216 KUHP.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum

Usai KPK dan BKN, Komnas HAM Juga Bakal Panggil BIN, BNPT Serta Bais TNI Soal Polemik TWK

Diterbitkan

Pada

Usai KPK dan BKN, Komnas HAM Juga Bakal Panggil BIN, BNPT Serta Bais TNI Soal Polemik TWK
Baca Berita

Hukum

BKN Klaim Sudah Tak Pegang Dokumen TWK Pegawai KPK

Diterbitkan

Pada

BKN Klaim Sudah Tak Pegang Dokumen TWK Pegawai KPK
Baca Berita

Hukum

Pakar Hukum: Sanksi Pidana untuk Advokat di RKUHP Perlu Ditinjau Ulang

Diterbitkan

Pada

Pakar Hukum: Sanksi Pidana untuk Advokat di RKUHP Perlu Ditinjau Ulang
Pakar Hukum Suparji Ahmad/Net
Baca Berita
Loading...