Connect with us

Hukum

Kata Kapolri, Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar Bagian Kelompok Jakian Pengebom Villa Mutiara

Diterbitkan

Pada

Kata Kapolri, Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar Bagian Kelompok Jakian Pengebom Villa Mutiara

Realitarakyat.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, dua pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, berinisial L dan YSM, merupakan bagian kelompok kajian pengebom di Villa Mutiara yang ditembak mati pada Rabu (6/1/2021).

“Mereka berperan bersama L dan YSM (keduanya pelaku bom bunuh diri Makassar, Red) yakni bersama-sama dalam satu kelompok kajian Villa Mutiara,” ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo, di Makassar, Senin.

Selain L dan YSM, anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror yang menangkap empat pelaku lainnya, yakni AS, SAS, MR dan AA, merupakan bagian dari kelompok jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang pernah melakukan pengeboman di Jolo, Filipina pada 2018.

Keempat terduga teroris yang ditangkap di Makassar ini, berperan memberikan doktrin dan mempersiapkan rencana jihad serta membeli bahan-bahan peledak untuk disiapkan bom bunuh diri.

“Jadi keempat terduga jaringan teroris itu punya peran penting dalam memberikan doktrin dan mempersiapkan rencana jihad,” katanya pula.

Selain itu, Listyo Sigit juga mengungkap penangkapan di dua wilayah berbeda, yakni Condet Jakarta Timur, dan Bekasi Jawa Barat. Empat terduga teroris ditangkap, yakni A, AH, AJ dan BS berikut barang bukti bom dan bahan peledak lainnya.

“Polisi temukan lima bom aktif. Jenis bom sumbu, lima toples besar berisi bahan kimia peledak, sulfur, flashfolder dan termometer. Bahan-bahan ini akan diolah menjadi bahan peledak Jumlahnya empat kilogram, kemudian ditemukan bahan peledak lain dengan jumlah 1,5 kg,” ujar Kapolri.

Kemudian, hasil operasi penangkapan di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Densus 88 menangkap lima terduga teroris dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

“Total lima pelaku telah diamankan, serta terus dikembangkan, dalam waktu dekat dapat diamankan,” ujar Listyo Sigit.

Karena itu, Kapolri meminta agar masyarakat di Jakarta, Makassar, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk melakukan aktivitas seperti biasa dan tetap tenang jangan panik. Ia memastikan, bahwa jajarannya terus mengejar kelompok-kelompok teroris dan mengusut tuntas peristiwa bom bunuh diri ini.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum

JPU: Suap yang Diterima Juliari Juga Dinikmati Pejabat Kemensos Lainnya

Diterbitkan

Pada

JPU: Suap yang Diterima Juliari Juga Dinikmati Pejabat Kemensos Lainnya
Baca Berita

Hukum

Jozeph Paul Zhang Resmi Jadi DPO Kasus Gugaan Penistaan Agama

Diterbitkan

Pada

Jozeph Paul Zhang Resmi Jadi DPO Kasus Gugaan Penistaan Agama
Baca Berita

Hukum

PN Jakbar Jatuhkan Hukuman 3,5 Tahun Penjara ke PNS yang Bergabung ke Jaringan Teroris

Diterbitkan

Pada

PN Jakbar Jatuhkan Hukuman 3,5 Tahun Penjara ke PNS yang Bergabung ke Jaringan Teroris
Baca Berita
Loading...