Connect with us

Hukum

Juliari Akui Beberapa Kali Bertemu Ihsan Yunus Bahas Covid-19

Diterbitkan

Pada

Juliari Akui Beberapa Kali Bertemu Ihsan Yunus Bahas Covid-19

Realitarakyat.com – Tersangka kasus suap Bansos Kemensos yang juga mantan Mensos Juliari P Batubara mengakui mantan Wakil Ketua Komisi VIII DPR dari fraksi PDI-Perjuangan Ihsan Yunus beberapa kali mengunjungi kantornya saat pandemi Covid-19.

“Ihsan Yunus pernah beberapa kali ke ruangan terkait Covid-19,” kata Juliari di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (22/3/2021)

Juliari memberikan kesaksian melalui “video conference” untuk dua orang terdakwa yaitu untuk Harry Van Sidabukke yang didakwa menyuap Juliari P Batubara senilai Rp1,28 miliar dan Ardian Iskandar Maddanatja yang didakwa memberikan suap senilai Rp1,95 miliar terkait penunjukkan perusahaan penyedia bansos sembako COVID-19.

“Menurut saya beberapa kali berkunjung wajar karena dulu sama-sama satu fraksi di DPR,” ungkap Juliari.

“Pernah Ihsan Yunus bicara mau titip perusahaan di pengadaan sembako?” tanya jaksa penuntut umum (JPU) KPK M Nur Azis.

“Tidak pernah membicarakan hal itu,” jawab Juliari.

“Saudara tahu soal bina lingkungan?” tanya jaksa.

“Kalau bina lingkungan dalam arti sebenarnya tahu,” jawab Juliari.

“Versi saudara apa maksudnya?” tanya jaksa.

“Bahasa inggrisnya CSR (Corporate Social Responsibily), itu artinya program bina lingkungan, tapi bina lingkungan di pengadaan bansos tidak pernah dengar,” jawab Juliari.

“Tahu tahu ada pembagian kuota 1,9 juta dalam 4 klaster salah satunya untuk bina lingkungan yang didapat Pak Ardian?” tanya jaksa.

“Tidak tahu,” jawab Juliari.

Dalam dakwaan disebutkan ada istilah “Bina Lingkungan” yaitu membagi-bagi jatah kepada pihak Sekretaris Jenderal, Direktur Jenderal, dan para pejabat lainnya baik di lingkungan Kemensos maupun pada kementerian dan lembaga lain yang sebagian dari paket tersebut dikerjakan Ardian Iskandar Maddanatja.

Dalam persdiangan 8 Maret 2021, Mantan Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Kementerian Sosial Adi Wahyono menyebutkan para pengusung perusahaan-perusahaan vendor penyedia bantuan sosial (bansos) sembako Covid-19.

Nama-nama pengusung tersebut termasuk mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara, Sekretaris Jenderal Kemensos Hartono Laras, Staf Ahli Menteri Sosial Kukuh Ari Wibowo, Inspektur Jenderal Kemensos Dadang Iskandar, Staf Khusus Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Erwin Tobing, anggota Komisi VIII DPR dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Marwan Dasopang, anggota Fraksi PDI-P DPR RI Ihsan Yunus dan nama-nama lainnya.

Adi menyebutkan sebanyak 400 ribu paket menjadi jatah Ihsan Yunus, Irman Ikram, Yogas yang antara lain didapat PT Bumi Pangan dan Andalan Persik Internasional.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum

Sidang Perdana Eks Mensos Juliari Bakal Digelar 21 April Nanti

Diterbitkan

Pada

Sidang Perdana Eks Mensos Juliari Bakal Digelar 21 April Nanti
Baca Berita

Nasional

Hikmahanto: Perpres Nomor 7/2021, Langkah Cepat Ciptakan Rasa Aman

Diterbitkan

Pada

Penulis

Hikmahanto: Perpres Nomor 7/2021, Langkah Cepat Ciptakan Rasa Aman
Pakar hukum Hikmahanto Juwana (ist/net)
Baca Berita

Daerah

DPD Demokrat NTT Ikhlaskan Putusan MK Soal Orient

Diterbitkan

Pada

Penulis

DPD Demokrat NTT Ikhlaskan Putusan MK Soal Orient
Ketua DPD Partai Demokrat Nusa Tenggara Timur Jefry Riwu Kore (ist/net)
Baca Berita
Loading...