Connect with us

Hukum

Habib Rizieq Didakwa Sebar Berita Bohong Soal Status Positif Covid-19

Diterbitkan

Pada

Habib Rizieq Didakwa Sebar Berita Bohong Soal Status Positif Covid-19
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyebar berita bohong terkait status positif virus corona (Covid-19) di Rumah Sakit (RS)Ummi, Kota Bogor, Jawa Barat.

“Menyuruh, melakukan dan turut serta dalam perbuatan dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat,” kata jpu di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jumat (19/3/2021).

Kasus tersebut bermula saat Rizieq menjalani pemeriksaan kesehatan medis beberapa hari usai kepulangannya dari Arab Saudi pertengahan November 2020. Pemeriksaan terhadap Rizieq dilakukan oleh tim dokter dari MER-C.

Pada Tanggal 23 November 2020 lalu, Rizieq dan istrinya kemudian menjalani tes swab yang dilakukan MER-C dan dinyatakan positif Covid-19.

“Berdasarkan pemeriksaan swab antigen terdakwa positif Covid-19,” ujar jaksa.

Usai dinyatakan positif, Rizieq langsung dilarikan ke RS Ummi, Bogor untuk menjalani perawatan intensif. Berdasarkan hasil pemeriksaan di RS Ummi, Rizieq dan istri didiagnosa mengidap pneumonia Covid-19 atau infeksi paru Covid-19.

Namun, kata jaksa, pengakuan Rizieq yang disampaikan dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube RS UMMI Offical berbeda dengan kenyataan. Dalam video tersebut, Rizieq mengatakan kondisi kesehatan dan hasil pemeriksaannya berjalan baik.

Menurut jaksa, Rizieq telah menyiarkan pemberitaan bohong dengan sengaja untuk membuat keonaran di kalangan masyarakat.

“Di mana dalam pemberitaan tersebut tidak sesuai dengan hasil pemeriksaan swab test antigen oleh dr. Hadiki Habib terhadap terdakwa dan terhadap istrinya yang telah dinyatakan Positif Covid-19,” kata jaksa.

Atas dasar itu, Rizieq didakwa melanggar Pasal 14 ayat (1) subsidair Pasal 14 ayat (2) Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum

KPK Minta Masyarakat Waspadai Pihak yang Ngaku Kerja Sama dengan Lembaganya

Diterbitkan

Pada

KPK Minta Masyarakat Waspadai Pihak yang Ngaku Kerja Sama dengan Lembaganya
Baca Berita

Hukum

Mengacu Kasus Pinangki, MAKI Ragukan Jaksa Ajukan Kasasi Soal Hukuman Djoko Tjandra

Diterbitkan

Pada

Penulis

Mengacu Kasus Pinangki, MAKI Ragukan Jaksa Ajukan Kasasi Soal Hukuman Djoko Tjandra
Koordinator MAKI Boyamin Saiman (ist/net)
Baca Berita

Hukum

Sidik Kasus Korupsi Pengadaan Tanah, KPK Panggil Petinggi Sarana Jaya

Diterbitkan

Pada

Penulis

Sidik Kasus Korupsi Pengadaan Tanah, KPK Panggil Petinggi Sarana Jaya
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri (ist/net)
Baca Berita
Loading...