Cabut Perpres Investasi Miras, Golkar: Bentuk Jokowi Terima Masukan dan Kritik

  • Bagikan
Cabut Perpres Investasi Miras, Golkar: Bentuk Jokowi Terima Masukan dan Kritik
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzili /net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Partai Golkar menilai Presiden Joko Widodo tak ragu mencabut aturan izin investasi minuman keras (miras) lantaran mendengar masukan dan kritik dari masyarakat.

Sebelumnya, Jokowi mencabut Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang berisi investasi miras di empat provinsi.

“Tidak ada salahnya sebuah kebijakan berubah jika kebijakan tersebut mendapatkan masukan dan kritik yang konstruktif dari masyarakat,” kata Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily, saat dihubungi, Selasa (2/3).

Menurut dia, hal tersebut justru menunjukkan bahwa Jokowi menerima semua masukan dan kritik dari masyarakat. Jika kritik tersebut sangat konstruktif, Jokowi akan mempertimbangkan secara matang.

“Presiden tak ragu untuk memperbaiki kebijakan itu, termasuk soal investasi dalam hal minuman beralkohol,” ungkapnya.

Terkait pencabutan aturan izin investasi miras, Ace mengapresiasi langkah tersebut. Menurut dia, hal itu menunjukkan bahwa mantan Wali Kota Solo itu mendengar masukan dari berbagai pihak.

“Sikap Presiden Jokowi jelas menunjukkan bahwa beliau mendengar masukan dari masyarakat, terutama dari ormas NU, Muhammadiyah dan lainnya,” tutur Ace.

Sebelumnya, sejumlah kelompok masyarakat, terutama ormas Islam, menolak perpres miras itu. Setelah mendapat masukan, Presiden Jokowi memutuskan untuk mencabut aturan tersebut.

“Saya sampaikan, saya putuskan lampiran perpres terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras yang mengandung alkohol, saya nyatakan dicabut,” ucap Jokowi seperti disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (2/3).[prs]

  • Bagikan