Connect with us

Hukum

Besok, Bareskrim Bakal Gelar Perkara Kasus Dugaan Unlawful Killing Penembakan Laskar FPI

Diterbitkan

Pada

Besok, Bareskrim Bakal Gelar Perkara Kasus Dugaan Unlawful Killing Penembakan Laskar FPI
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Bareskrim Polri bakal melakukan gelar perkara kasus dugaan unlawful killing tiga anggota Polda Metro Jaya terhadap empat laskar Front Pembela Islam (FPI) pada Rabu (10/3/2021) besok.

“Rencananya begitu. Rabu, tanggal 10 (Maret 2021),” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dimintai konfirmasi, Selasa (9/3/2021).

Bareskrim Polri mulai menyelidiki dugaan pembunuhan yang terjadi di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat anggota laskar FPI. Menurut polisi, gelar perkara ini masih dalam konteks penyelidikan.

Peristiwa ‘Km 50’ ini terus didalami polisi. Ada tiga oknum polisi yang diduga melakukan tindakan pembunuhan di luar hukum alias unlawful killing terhadap laskar FPI pada peristiwa itu.

Awalnya, pihak Bareskrim Polri menyatakan penyidik telah membuat laporan polisi (LP) soal dugaan unlawful killing yang dilakukan oleh anggota Polri. Selanjutnya, bukti permulaan dicari penyidik.

“LP kan sudah dibuat, tentu jaksa menunggu. Kita lakukan penyelidikan dulu untuk temukan bukti permulaan. Kan permulaan dulu baru bisa ditentukan naik sidik (penyidikan),” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi, Rabu (3/3).

Dalam peristiwa 7 Desember 2020 itu, ada enam anggota Laskar FPI yang tewas. Andi menjelaskan dugaan unlawful killing ini bukan terhadap semua laskar FPI yang tewas dalam insiden Km 50, melainkan empat anggota laskar. Keempat anggota laskar FPI itu diduga sempat diamankan polisi sebelum akhirnya tewas di dalam mobil karena mencoba melawan petugas.

“Kalau di unlawful killing itu artinya adalah anggota Polri yang membawa empat orang,” kata Andi.

Penyelidikan terhadap tewasnya empat laskar FPI itu mengarah ke tiga orang anggota Polda Metro Jaya yang diduga melakukan unlawful killing. Bareskrim Polri menerapkan pasal pembunuhan dan penganiayaan terhadap tiga polisi itu.

Kepala Bareskrim Polri Komjen Agus Andrianto kemudian menyebut kasus unlawful killing ini telah naik ke penyidikan. Kejaksaan Agung mengawasi proses pengusutan kasus ini.

“Penyidikan kita sudah gelar pertama dengan kejaksaan karena nantinya akan dilakukan penuntutan oleh mereka,” kata Agus kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (4/3).[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum

BNPT Ajak Tokoh Masyarakat Merauke Cegah Paham Radikalisme dan Terorisme

Diterbitkan

Pada

Penulis

BNPT Ajak Tokoh Masyarakat Merauke Cegah Paham Radikalisme dan Terorisme
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar (ist/net)
Baca Berita

Hukum

MAKI Curiga Ada Sesuatu yang Ditutupi di Kasus BLBI

Diterbitkan

Pada

Penulis

MAKI Curiga Ada Sesuatu yang Ditutupi di Kasus BLBI
Koordinator MAKI, Boyamin Saiman (ist/net)
Baca Berita

Hukum

BW Minta KPK Awasi Pajak Jakarta

Diterbitkan

Pada

BW Minta KPK Awasi Pajak Jakarta
Baca Berita
Loading...