Connect with us

Ekonomi

Bahan Baku Kosmetik, Permintaan Ekspor Komoditas Porang Meningkat

Diterbitkan

Pada

Bahan Baku Kosmetik, Permintaan Ekspor Komoditas Porang Meningkat
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (ist/net)

Realitarakyat.com – Komoditas porang, dinilai memiliki potensi besar sebagai komoditas mahkota. Pasalnya, permintaan ekspor komoditas tersebut terus meningkat sebagai bahan pangan alternatif dan bahan baku kosmetik.

Demikian disampaikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, saat membuka Talkshow “Strategi Pengembangan Porang sebagai Komoditas Mahkota” di Auditorium Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslibangbun) Kementerian Pertanian, Cimanggu, Kota Bogor, Kamis (25/3/2021).

Hadir pada kegiatan tersebut, antara lain Kepala Badan Litbang Kementerian Pertanian Fadjri Djufri, pebajat di Kementerian Pertanian, perwakilan petani porang, serta perwakilan Kadin Indonesia.

Menurut Syahrul Yasin Limpo, komoditas porang saat ini potensinya semakin besar dengan terus meningkatnya permintaan ekspor untuk bahan pangan alternatif dan bahan baku kosmetik.

“Komoditas porang dalam bentuk tepung dan chips saat ini di ekspor ke 16 negara antara lain, China, Jepang, Thailand, Taiwan, dan Myanmar. Beberapa negara lainnya masih meminta kepada Indonesia untuk mengekspor komoditas porang ke negaranya,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa Kementerian Pertanian menerapkan lima cara bertindak (CB) guna mewujudkan peningkatan komoitas porang mulai dari hulu hilir yang disebut 5 CB.

Kelima CB tersebut adalah, CB 1 yakni mengembangkan kapasitas peningkatan produksi, CB 2 berkaitan dengan pangan lokal, CB 3 penguatan cadangan dan sistem logistik pangan, CB 4 pengembangan pertanian modern, serta CB 5 adalah gerakan tiga kali ekapor (Geratieks).

Menurut Mentan, semua CB itu dilaksanakan dengan sistem kerja “extra ordinary” serta penuh keyakinan dan optimisme untuk menjadikan pertanian Indonesia semakin diperhitungkan.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementan, Fadjri Djufri menambahkan saat ini pemerintah telah menyiapkan teknologi modern untuk mengakomodasi kepentingan produksi komoditas Porang dari hulu sampai hilir.

“Kementerian Pertanian saat ini sudah melepas Porang Madiun 1, serta sedang mengidentifikasi porang unggul lainya. Alhamdulilah kami juga telah menemukan formula percepatan pembibitan Porang yang lebih canggih lagi melalui kultur jaringan,” katanya.

Menurut dia, Kementerian pertanian juga sedang menyiapkan sistem pengolahan pasca-produksi prang seperti pembuatan alat pengolahan porang sederhana untuk meningkatkan nilai jualnya. (ndi)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Jelang Lebaran, BI Akan Perluas Pelayanan Penukaran Uang Baru

Diterbitkan

Pada

Jelang Lebaran, BI Akan Perluas Pelayanan Penukaran Uang Baru
Baca Berita

Ekonomi

Erick Thohir Larang Pertamina Miliki Saham Pertashop

Diterbitkan

Pada

Erick Thohir Larang Pertamina Miliki Saham Pertashop
Baca Berita

DPR

PKS Sebut Pembangunan Ristek di Indonesia Makin Suram

Diterbitkan

Pada

Penulis

PKS Sebut Pembangunan Ristek di Indonesia Makin Suram
Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto (ist/net)
Baca Berita
Loading...