Ternyata Villa Mewah di Sukabumi yang Disita KPK di Atas Namakan Supir Edhy Prabowo

  • Bagikan
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit villa mewah beserta tanah seluas dua hektare di Sukabumi, Jawa Barat. Villa tersebut diduga milik Edhy Prabowo terkait suap ekspor benih lobster atau benur.

Kendati demikian, villa mewah yang berlokasi di Kampung Sindang Lengo RT 03 RW 02 Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi itu sudah dua kali pindah tangan. Secara resmi dalam Sertifikat Hak Milik (SHM) tertulis nama Sugianto.

Hal ini diungkapkan Camat Caringin, Anwari kepada wartawan, Kamis (18/2/2021).

“Aset (yang disita) tanah dan bangunan seluas 2 hektar, kepemilikan lahan ini berdasarkan pengakuan para pihak aset ini dimiliki sejak Juli 2020. Yang disegel bangunan dan tanah terdiri dari dua sertifikat, atas nama Sugianto dimana pak Sugianto merupakan pembantu atau supir yang kerja di bapak Edhy Prabowo, pengakuan pak Sugianto begitu,” kata Camat Caringin.

Anwari juga menjelaskan, penyitaan aset itu memang terkait dengan barang bukti tindak pidana korupsi atas nama eks Menteri KKP Edhy Prabowo.

“Malam ini dari pihak KPK melakukan penyitaan dan penitipan barang bukti terkait dengan tindak pidana korupsi atas nama menteri KKP bapak Edhy Peabowo yang kebetulan memiliki aset di Kampung Sindang Lengo, desa cijengkol, Kecamatan Caringin,” lanjutnya.

“Berdasarkan berita acara KPK untik dititipkan ke bapak Aden alias Pak Usep beliau adalah yang jaga disini sampai nanti penetapan oleh pihak pengadilan,” sambung Anwari.

Sementara itu, Kades Cijengkol Haer Suhermansyah mrnambahkan villa dan lahan seluas dua hektar itu sudah berpindah tangan dua kali, dan terakhir tercatat atas nama Sugianto. “Sudah dua kali, terakhir atasnama Pak Sugianto dalam SHM, Juli 2020 lalu, ada memang penunggunya di villa ini yang setiap hari merawat dan mengurus,” ucap Haer.

Diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi sebuah villa mewah di Kampung Sindang Lengo RT 03 RW 02 Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi. Lembaga anti rasuah itu kemudian memasang papan bertuliskan penyitaan.

Ada empat mobil yang mendatangi rumah tersebut sekitar pukul 18.40 WIB. Beberapa petugas mengenakan rompi khas bertuliskan KPK langsung masuk ke dalam halaman villa tersebut. Mereka lalu memasang plang bertuliskan ‘Tanah dan Bangunan Ini Telah Disita KPK’.

Dalam plang yang terpasang, selain Edhy Prabowo, tercatat juga nama-nama lain seperti Siswadhi Pranoto Loe, Ainul Faqih, Amiril Mukminin, Safri dan Andreau Misanta Pribadi.

“Berdasarkan, Surat Perintah Pemyidikan Nomor Sprin.dik/73/DIK.00/01/11/2020 tanggal 25 November 2020; Surat Perintah Pemyidikan Nomor Sprin.dik/74/DIK.00/01/11/2020 tanggal 25 November 2020; Surat Perintah Penyidikan Nomor Sprin.dik/75/DIK.00/01/11/2020 tanggal 25 November 2020; Surat Izin Penyitaan Dewan Pengawas KPK RI, Nomor 053/DEWAS/SITA/02/2021 Tanggal 16 Februari 2021; Surat Perintah Penyitaan Nomor Sprin.Sita/48/DIK.01.05/20-23/02/2021 tanggal 17 Februari 2021. TANAH dan BANGUNAN INI TELAH DISITA Dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi Dengan Tersangka Edhy Prabowo, Siswadhi Pranoto Loe, Ainul Faqih, Amiril Mu.[prs]

  • Bagikan