Connect with us

Hukum

Polda Metro Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Mafia Tanah Rumah Ibunda Dino Patti Djalal

Diterbitkan

Pada

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran membentuk tim khusus (timsus) untuk mengusut dugaan mafia tanah yang ‘jarah’ rumah Ibunda Dino Patti Djalal. Polisi juga melibatkan Satgas Mafia Tanah hingga Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mengusut kasus ini.

“Kapolda Metro Jaya sudah membentuk tim yang pertama dari penyidik Ditkrimum Polda Metro Jaya. Kemudian juga melibatkan tim satgas mafia tanah pusat dan BPN pusat,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (16/2/2021).

Yusri mengatakan Kapolda Metro Jaya menaruh perhatian perihal adanya mafia tanah yang telah meresahkan masyarakat tersebut. Tim yang dibentuk Kapolda tersebut kini telah bergerak melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

Polisi sebelumnya mengungkap adanya keterkaitan dari 3 laporan dugaan mafia tanah yang dibuat pihak Dino Patti Djalal ini. Polisi juga menemukan adanya kasus-kasus lain berkaitan dengan sindikat mafia tanah tersebut.

“Tim yang dibentuk oleh Pak Kapolda bersama-sama kita berkolaborasi membongkar karena keterkaitan (laporan polisi) 1, 2, 3 ini akan keterkaitan bahkan ada beberapa kasus-kasus lainnya. Nanti akan kami jelaskan kalau sudah terang-benderang perkara ini,” terang Yusri.

Sejauh ini Polda Metro Jaya telah menerima tiga laporan polisi dari keluarga Dino Patti Djalal. Laporan itu masing-masing dilayangkan pada April 2020, November 2020, dan Januari 2021.

Di LP pertama pelaku melancarkan aksinya dengan cara menawar akan membeli tanah korban. Pada saat itulah pelaku meminjam sertifikat yang kemudian beralih kepemilikan dengan menggunakan KTP palsu.

Polisi juga menerima laporan lain dari keluarga Dino Patti Djalal terkait kasus serupa dengan objek perkara sebidang tanah di Kemang, Jaksel. Laporan ketiga, yaitu pengalihan hak milik atas sebidang tanah atas nama Ibu Dino Patti Djalal di Cilandak Baru, Jaksel. Kedua kasus itu menggunakan modus yang sama dilakukan pelaku, yaitu memalsukan KTP pada saat balik nama sertifikat.

Terkini, polisi kembali mengamankan satu tersangka dari kasus laporan pertama keluarga Dino. Total lima tersangka dari kasus laporan pertama tersebut yang telah diamankan.

“Untuk kasus ini sudah tersangka sudah kita amankan. Terakhir subuh tadi ada tersangka yang kita amankan dan ini sudah berjalan. Total semuanya ada 5 tersangka,” pungkas Yusri.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum

Untuk Penertiban Administratif, Kemenkumham Ambil Alih Pengelolaan Pasar Babakan

Diterbitkan

Pada

Penulis

Untuk Penertiban Administratif, Kemenkumham Ambil Alih Pengelolaan Pasar Babakan
Baca Berita

Hukum

2.801 Personil Gabungan Bakal Amankan Sidang Vonis Habib Rizieq

Diterbitkan

Pada

2.801 Personil Gabungan Bakal Amankan Sidang Vonis Habib Rizieq
Baca Berita

Hukum

KPK Setor Uang Denda dan Pengganti Empat Terpidana Korupsi ke Kas Negara

Diterbitkan

Pada

KPK Setor Uang Denda dan Pengganti Empat Terpidana Korupsi ke Kas Negara
Baca Berita
Loading...