Ini Klarifikasi PT. SAK Soal Jalan Pu’ukungu – Orekose

  • Bagikan
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – PT Surya Agung Kencana (PT SAK) menyampaikan klarifikasi atas pemberitaan yang dimuat di Realitarakyat.com pada 17 Februari 2021 dengan judul ” Dikerjakan Tahun 2019, Kondisi Jalan Pu’ukungu-Orekose Memprihatinkan”.

Klarifikasi atau hak jawab tersebut, disampaikan secara tertulis yang diterima Realitarakyat pada tanggal….. bulan…… tahun, yang ditandatangani langsung oleh Direktur PT SAK, Gabriel Toda, dengan tembusan ke Dewan Pers, Bupati Ende dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Ende.

Dalam klarifikasinya, PT SAK menyatakan bahwa pemberitaan tersebut tidak benar adanya. Gambar atau foto yang terlampir adalah kondisi jalan diluar segmen yang ditangani oleh PT. Surya Agung Kencana atau belum pernah dikerjakan atau belum ditangani oleh PT. Surya Agung Kencana.

Fakta ini tidak sesuai dengan fakta di lapangan, serta dinilai telah memasukkan opini ke dalam judul maupun isi beritanya, sehingga merusak kehormatan dan integritas PT SAK.

Inilah berita yang dimaksud PT SAK sehingga perlu diklarifikasi, sekaligus sebagai hak jawab terkait berita yang ditulis wartawan Realitarakyat di NTT tersebut.
Judul:

Dikerjakan Tahun 2019, Kondisi Jalan Pu’ukungu – Orekose Memprihatinkan

Isi berita:

Realitarakyat.com – Saat ini kondisi ruas jalan Pu’kungu – Orekose, Kabupaten Ende yang baru dikerjakan tahun 2019 lalu oleh PT. SAK dengan nilai kontrak puluhan miliar sangat memprihatinkan.

Saat ini kondisi ruas jalan Pu’kungu – Orekose tidak bisa dilewati kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Bahkan, untuk roda dua sering terjadi kecelakaan.

Demikian diungkapkan warga Desa Tendambepa, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, DDO ketika dihubungi media ini, Rabu (17/02/2021) pagi.

DDO dalam pengakuannya saat ini kondisi jalan Pu’ukungu – Orekose terjadi kerusakan yang sangat parah sehingga warga menjadi kesulitan ketika melewati ruas jalan Pu’kungu – Orekose.

“Kondisi jalan sangat memprihatinkan. Karena sudah rusak parah. Bahkan, kendaraan roda dua dan roda empat sulit untuk lewat. Sering terjadi kecelakaan pada roda dua,” ujar DDO.

Ditegaskan DDO, warga Desa Tendambepa, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende sudah jenuh dengan sikap pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Ende dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Ende yang terkesan tutup mata.

Menurut DDO, pihaknya telah melaporkan kerusakan ruas jalan Pu’ukungu – Orekose sejak bulan lalu, namun sampai saat ini belum ada respon ataupun perhatian dari Pemda Kabupaten Ende dan Dinas PU Kabupaten Ende.

“Kami sudah jenuh dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ende dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ende yang tidak ada perhatian sampai saat ini,” sesal warga Desa Tendambepa ink.(rey)

Ada empat poin yang di klarifikasi PT SAK terkait berita tersebut. Yakni:

1. Bahwa pemuatan foto bertuliskan “Dikerjakan Tahun 2019”, Kondisi Jalan Pu’ukungu – Orekose Memprihatinkan” seakan-akan bahwa mutu dari pekerjaan PT SAK buruk di mata publik.

Padahal foto dan isi yang dimuat di media Realitarakyat.com, merupakan foto yang berada diluar segmen yang tidak dikerjakan PT. Surya Agung Kencana tetapi sengaja ditayang/diberitakan pada tanggal 17/02/2021 sehingga foto ini merupakan kebohongan.

2. Bahwa media Realitarakyat.com ini turut menyebarkan berita bohong dalam UU ITE (vide pasal 28 ayat 1 UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE), seakan-akan kondisi pekerjaan sangat buruk tanpa ada narasumber yang jelas.

3. Bahwa foto ini telah mencemarkan nama baik PT Surya Agung Kencana (vide Pasal 27 Ayat 3 UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

4. PT SAK sangat menyesalkan media realitarakyat.com karena tidak melakukan Cek dan Ricek terlebih dahulu atau melakukan investigasi lapangan, guna melihat kondisi riil lapangan dan kemudian melakukan konfirmasi ke berbagai pihak terkait, kepala desa setempat, tokoh masyarakat, Dinas PUPR Kabupaten Ende, Konsultan Pengawas terutama kepada PT SAK.(rey)

  • Bagikan