Connect with us

Kesehatan

Efek Makan Mie Instan bagi Penderita Diabetes dan Tips Aman Mengonsumsinya

Diterbitkan

Pada

ilustrasi (ist/net)

Realitarakyat.com – Mie instan merupakan makanan yang disukai banyak orang. Selain harganya yang murah, rasanya yang gurih dan mudah disajikan membuat banyak orang ketagihan dengan mi instan.

Namun, penderita diabetes cenderung menghindari mengonsumsi mi, apa pun jenisnya, karena takut gula darahnya naik. Pasalnya, mie mengandung karbohidrat dan lemak yang tinggi. Lantas, apa benar mie instan berbahaya untuk kesehatan penderita diabetes?

Bolehkah penderita diabetes makan mie instan?
Mie merupakan salah satu makanan pokok yang berasal dari golongan biji-bijian. Pada dasarnya, biji-bijian mengandung tinggi karbohidrat sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah Anda.

Itulah alasannya penderita diabetes tipe 2 (diabetesi) mungkin memilih untuk menghindari mie instan agar gula darahnya tetap stabil.

Kabar baiknya, menurut American Diabetes Association, penderita diabetes tetap boleh mengonsumsi mie instan asalkan tidak melebihi kebutuhan asupan karbohidrat harian.

Mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah yang banyak dan tidak terkontrol akan membuat Anda bertambah gemuk. Kebiasaan ini juga dapat menaikkan kadar gula darah sehingga memperburuk kondisi diabetes yang Anda miliki.

Itu sebabnya, untuk penderita diabetes yang ingin makan mie, perhatikan jenis dan porsi mie yang Anda makan. Ada baiknya konsumsi mi juga diseimbangi dengan pilihan makanan sehat untuk diabetes dan tetap melakukan aktivitas fisik.

Jika terus berolahraga secara teratur, menjalani pengobatan diabetes dengan baik, dan disiplin menerapkan target asupan karbohidrat harian, diabetesi tetap bisa makanan mi instan. Tak hanya mie instan, syarat ini juga berlaku untuk konsumsi jenis mi lainnya, seperti mie ayam.

Tips makan mie instan yang sehat untuk penderita diabetes

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, diabetesi diperbolehkan mengonsumsi mie instan atau mie lainnya. Dengan catatan, Anda harus menyesuaikan dengan asupan karbohidrat untuk diabetes per harinya.

Nah, tips berikut ini mungkin bisa jadi referensi bagi Anda apabila ingin mengonsumsi mie instan agar tetap sehat.

1. Pilih mie yang mengandung serat tinggi
Terdapat banyak jenis mie yang dijual di pasaran. Namun, kebanyakan di antaranya terbuat dari bahan tepung putih halus, seperti mie telur.

Jenis mie yang satu ini, termasuk mie instan, mengandung karbohidrat sederhana yang bisa menyebabkan kenaikan gula darah untuk penderita diabetes.

Untuk penderita diabetes, pilihlah jenis mie yang lebih sehat dan mengandung serat tinggi. Mie dari gandum utuh, tepung beras merah, atau tepung quinoa adalah beberapa di antaranya. Serat tinggi yang terkandung di dalamnya dapat membantu memperlambat kerja sistem pencernaan.

Gula darah pun diserap perlahan, membuat Anda cepat kenyang, dan mencegah kalap makan.

2. Buang bumbunya
Cara lain untuk menikmati mie instan yang lebih sehat untuk penderiata diabetes adalah dengan membuang bumbu yang biasanya disediakan di dalam kemasan.

Bumbu mie instan mengandung kadar natrium yang tinggi bahkan melebihi rekomendasi Dietary Guidelines for American 2015-2020. Kadar natrium yang tinggi ini dapat meningkatkan tekanan darah Anda.

Namun bukan berarti Anda hanya boleh makan mie yang terasa hambar. Anda bisa mencoba bahan-bahan lain untuk membantu membuat mie menjadi lebih sedap.

Gunakan rempah-rempah yang tersedia di dapur Anda, seperti cabe segar, lada, ketumbar, atau kecap ikan yang lebih alami dan tentunya lebih sehat.

Ingat, semakin sedikit Anda menggunakan bumbu instan pada mie, semakin baik pula untuk kesehatan Anda secara keseluruhan.

3. Tambahkan sayuran dan bahan sehat lainnya
Sehat atau tidaknya mi tergantung dari cara memasaknya. Ketimbang memasak mie instan goreng, sajikan mie instan rebus yang lebih aman untuk kesehatan Anda.

Pasalnya, mie yang digoreng dengan minyak, dapat mengandung lebih banyak kalori dan lemak. Akibatnya, hal ini bisa memicu kolesterol tinggi dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Tambahkan pula sayuran dan makanan padat nutrisi lainnya untuk membantu mengendalikan gula darah. Anda bisa menambahkan potongan daging ayam, sawi, dan minyak zaitun. Selain rasanya lebih enak dan sehat, tubuh Anda akan lebih berenergi tanpa membuat gula darah naik dengan cepat.

4. Batasi porsi makan
Meski cara yang sudah dijelaskan di atas bisa membuat mie menjadi lebih sehat dikonsumsi untuk penderita diabetes, bukan berarti Anda bisa makan seenaknya sesering yang Anda mau. Anda tetap harus membatasi porsinya.

Pada dasarnya, mie mengandung nilai indeks glikemik sedang. Semakin tinggi indeks glikemik makanan, semakin cepat pula kenaikan kadar gula darah dalam tubuh.

Oleh karena itu, batasi porsi makan mie setidaknya dua kali dalam sebulan. Ingat, cukup makan satu porsi setiap kali makan agar gula darah Anda tetap stabil.

Memang, kalau sudah makan mie rasanya tidak bisa berhenti. Nah, agar tidak kalap makan, cobalah untuk ngemil camilan sehat untuk diabetes yang mengandung tinggi serat dan protein sebelum makan mie.

Sampai saat ini belum ada angka pasti berapa kali makan mie instan yang dikatakan membahayakan kesehatan, terutama untuk penderita diabetes. Namun, sejumlah penelitian mengungkap, tiga kali makan mie instan dalam seminggu sudah terlalu banyak. Itu sebabnya, Anda mungkin harus mengonsumsinya jauh lebih sedikit dari itu, terutama jika memiliki diabetes. (*)

sumber: hellosehat

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kesehatan

Jokowi Optimis Juli Mendatang 70 Juta Penduduk Telah Disuntik Vaksin

Diterbitkan

Pada

Penulis

Jokowi Optimis Juli Mendatang 70 Juta Penduduk Telah Disuntik Vaksin
Presiden Joko Widodo (ist/net)
Baca Berita

Kesehatan

Jokowi: Pencegahan Penyebaran Pandemi harus Jadi Prioritas

Diterbitkan

Pada

Penulis

Jokowi: Pencegahan Penyebaran Pandemi harus Jadi Prioritas
Presiden Joko Widodo (ist/net)
Baca Berita

Kesehatan

Kepala RSPAD Gatot Soebroto: Anggota DPR Jadi Sampel Penelitian Vaksin Nusantara

Diterbitkan

Pada

Kepala RSPAD Gatot Soebroto: Anggota DPR Jadi Sampel Penelitian Vaksin Nusantara
Baca Berita
Loading...