Connect with us

Hukum

Bripka CS Pelaku Penembak Prajurit  TNI di Tangerang  Diberhentikan Secara Tidak Terhormat

Diterbitkan

Pada

Realitarakyat.com – Mabes Polri, akan memproses pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) Bripka CS, tersangka penembakan di RM Cafe Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (25/2/2021).

Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Mabes Polri, Inspektur Jenderal Fredy Sambo mengatakan, proses pemecatan Bripka CS akan diputuskan dalam Sidang Komisi Kode Etik Profesi Kepolisian Negara Republik INdonesia yang diatur dalam Pasal 35 Undang-undang nomor 2 Tahun 2002.

“Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 Pasal 11, 12, 13 Bid Propam Polda Metro Jaya dan Div Propam Polri akan memproses PTDH yang bersangkutan,” kata Sambo, kepada wartawan, Kamis (25/2/2021).

Saat ini, kata dia, pihaknya sedang melakukan penyidikan terhadap anggota Polri yang berdinas di Polsek Kalideres, Jakarta Barat itu.

Sejalan dengan itu, penyidikan terkait proses pemidanaan Bripka CS dilakukan oleh Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Polisi Militer Angkatan Darat sebagai bentuk transparansi.

“Selanjutnya, Propam Polri melakukan pengecekan kembali prosedur pemegang Senjata Api di seluruh jajaran dan wilayah baik test Psikologi, latihan menembak dan catatan perilaku Anggota Polri,” tambah Sambo.

Terkait insiden itu, Propam Polri akan menegakkan larangan anggota Polri memasuki tempat hiburan dan mabuk-mabukan. Termasuk penyalahgunaan narkoba.

Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal M Fadil Irman sebelumnya menjelaskan, Bripka CS pelaku penembakan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Atas perbuatannya, Bripka CS dijerat Pasal 338 KUHP.

Dia menegaskan, insiden itu mengakibatkan tiga dari empat pegawai di kafe itu, tewas di tempat, yakni S, FSS, dan M. Kapolda juga sampaikan, satu dari tiga orang tewas, yakni S, adalah anggota TNI- AD yang berdinas di Kostrad.

Sementara itu, Kapendam Jaya Letkol TNI Arh Herwin BS menyampaikan, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengeluarkan perintah pada semua prajurit, bahwa kasus ini akan dikawal Pomdam Jaya.

“Pangdam Jaya juga memerintahkan agar menggelar patroli bersama Polda Metro Jaya dan Garnisun di ibu kota,” tandas Herwin.(ilm)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum

Polri Jelaskan Status Keanggotaan 2 Tersangka “Unlawful Killing”

Diterbitkan

Pada

Penulis

Polri Jelaskan Status Keanggotaan 2 Tersangka "Unlawful Killing"
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan (ist/net)
Baca Berita

Hukum

Seleksi Calon Hakim Agung, KY Ukur Penguasaan Ilmu dan Keahlian

Diterbitkan

Pada

Penulis

Seleksi Calon Hakim Agung, KY Ukur Penguasaan Ilmu dan Keahlian
ilustrasi (ist/net)
Baca Berita

Hukum

Penyidikan Kasus Dugaan Suap, KPK Telusuri Aliran Uang Nurdin Abdullah Lewat Transaksi Perbankan

Diterbitkan

Pada

Penulis

Penyidikan Kasus Dugaan Suap, KPK Telusuri Aliran Uang Nurdin Abdullah Lewat Transaksi Perbankan
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri (ist/net)
Baca Berita
Loading...