Biofarma Klaim Vaksin Covid-19 Sinovac Aman Untuk Lansia

  • Bagikan
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Juru bicara Biofarma, Bambang Heriyanto memastikan vaksin Covid-19 buatannya yang berasal dari Sinovac aman untuk para lansia.

Hal ini disampaikan dalam webinar `Vaksinasi Tahap 2: Cinta untuk Lansia` yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan KPCPEN pada Senin (22/2/2021).

“Hasil uji klinis di China dan Brasil, untuk usia 60 tahun ke atas cukup baik dan efek sampingnya cukup rendah, termasuk penggunaan Sinovac untuk lansia,” kata Bambang.

“Jadi jangan khawatir untuk para lansia. Dalam uji klinis cukup baik, Insya Allah aman untuk lansia,” tegas dia.

Untuk memuluskan program vaksinasi, lanjut Bambang, Biofarma dengan dukungan pemerintah telah mendatangkan lebih dari 25 juta dosis vaksin. Namun sebelum didistribusikan, terlebih dahulu harus mendapatkan persetujuan Badan Pengawan Obat dan Makanan (BPOM).

Dia memperkirakan bulan ini sebanyak 7,5 dosis vaksin siap didistribusikan. Dan bulan depan meningkat menjadi 11,4 juta doses vaksin.

“Sampai hari ini sudah 20 batch yang kita produksi. Satu batch itu antara 950 ribu dosis. Jadi sudah 20 juta kurang,” terang Bambang.

“Dari yang sudah kami produksi, memang baru lima batch yang dapat sertifikat rilis dari BPOM. Karena setiap batch harus mendapatkan sertifikat rilis. Februari ini ada delapan batch yang dapat sertifikat rilis dan bisa digunakan untuk para lansia atau program tahap dua,” imbuh dia.

Sementara itu, jubir vaksinasi Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, program vaksinasi Covid-19 untuk lansia masih dilakukan secara bertahap, mengingat ketersediaan vaksin belum mencukupi.

Namun dia menekankan bagi lansia yang ingin mendapatkan vaksin Covid-19, dapat mendaftar melalui dua mekanisme. Pertama, mengakses laman web Kemenkes. Kedua, melakukan kerja sama vaksinasi dengan organisasi dan instansi.

“Misalnya ormas keagamaan, yang kemudian mereka akan berkoordinasi dengan puskesmas, lalu mereka akan melakukan pendataan usia di atas 60 tahun,” terang Nadia.

Sementara itu, Ketua Satgas NU Peduli Covid-19, Makky Zamzami mengatakan program vaksinasi untuk para lansia harus dipercepat secara komprehensif, demi mencegah penularan Covid-19.

“NU bisa menjadi ormas yang berperan aktif dalam membantu pemerintah mempercepat vaksin untuk lansia. Kami mendukung sekali, terutama untuk kiai dan masyarakat,” tutup Makky.[prs]

  • Bagikan