Connect with us

Ekonomi

Indonesia harus Turut Disebut dalam "Kebangkitan Asia"

Diterbitkan

Pada

Siswo Pramono (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Indonesia mesti menjadi salah satu negara yang disebut dalam perihal “Kebangkitan Asia” (The Rise of Asia), mengingat pertumbuhan ekonomi dan perannya di kawasan, kata Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kementerian Luar Negeri RI, Siswo Pramono.
“Kita lihat dari G20, pada tahun 2000 hanya 23 persen produk domestik bruto (PDB) Asia yang berkontribusi di sana, lalu 2020 saat ini angkanya menjadi 45 persen,” kata Siswo dalam sebuah webinar, Selasa (8/12/2020).
“Kita bisa melihat pertumbuhan yang nyata ini, dan negara yang mengalami pertumbuhan secara konsisten serta naik dari satu level ke level di atasnya secara konsisten pula di G20 hanya satu negara, yaitu Indonesia,” ujar Siswo menegaskan.
Dia lebih lanjut menambahkan bahwa dari sisi pertumbuhan cepat ekonomi negara-negara Asia berdasarkan hitungan statistik, India menduduki peringkat ke satu, kemudian Indonesia pada posisi ke dua, dan China di posisi ke tiga.
“Jelas bahwa ‘Kebangkitan Asia’ bukan hanya kebangkitan China, namun juga kebangkitan India, kebangkitan Indonesia, kebangkitan negara-negara lain di kawasan Asia,” ucap Siswo.
Terkait kontribusi ekonomi Asia yang terbesar bagi ekonomi global, ia juga menyebut bahwa “Kebangkitan Asia” yang akan memunculkan suatu norma baru dalam tatanan dunia merupakan suatu hal yang normal.
Pada kesempatan itu, Duta Besar Jerman untuk Indonesia Peter Schoof menyampaikan pandangan serupa tentang “Kebangkitan Asia”.
Dia mengatakan bahwa Pemerintah Jerman mengeluarkan panduan untuk menjalankan kebijakan luar negeri di kawasan Indo-Pasifik atas pertimbangan bahwa pusat ekonomi dunia yang mulai beralih ke kawasan Asia.
Menanggapi langkah Pemerintah Federal Jerman tersebut, Siswo mengatakan “pendekatan Jerman sudah cukup tepat […] untuk bekerja sama dengan negara-negara berkembang” karena sepuluh tahun mendatang Asia diperkirakan akan menyumbang sekitar 51 persen PDB di G20–Kelompok 20 Ekonomi Terkuat di Dunia. (ant/ndi)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPR

Amin Ak Minta Holding BUMN Ultra Mikro Proaktif Lindungi UMKM dari Predator Perdagangan

Diterbitkan

Pada

Amin Ak Minta Holding BUMN Ultra Mikro Proaktif Lindungi UMKM dari Predator Perdagangan
Baca Berita

Ekonomi

Sentil Kemenkeu, Misbakhun: Sembako, Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dipungut Pajak

Diterbitkan

Pada

Sentil Kemenkeu, Misbakhun: Sembako, Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dipungut Pajak
Baca Berita

DPR

Legislator Golkar Minta Rencana Pajak Sembako Ditinjau Kembali

Diterbitkan

Pada

Legislator Golkar Minta Rencana Pajak Sembako Ditinjau Kembali
Baca Berita
Loading...