Transportasi DKI Terbaik di Dunia, Fahira Idris: Kuncinya Paham Masalah dan Formulasi Solusi Tepat

  • Bagikan
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – The Institute for Transportation & Development Policy (ITDP) memberikan penghargaan kepada DKI Jakarta sebagai kota terbaik dalam layanan transportasi berkelanjutan. Jakarta dinilai telah melakukan inovasi sistem transportasi yang sangat signifikan, terutama layanan TransJakarta.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah asal DKI Jakarta Fahira Idris mengatakan, prestasi ini buah dari kemauan politik yang kuat dan keberpihakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Penghargaan ini juga berkat kerja keras jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, TransJakarta, dan seluruh pemangku kepentingan transportasi.
“Kita semua tahu, persoalan transportasi di Jakarta bukan hanya rumit dan kompleks, tetapi juga multidimensi serta lintas-sektoral. Namun berkat political will, keberpihakan kebijakan maupun anggaran, serta kerja cerdas, persoalan transportasi di Jakarta mulai terurai bahkan mendapat pengakuan dunia internasional,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (1/11/2020).
Menurutnya, salah kunci keberhasilan ini adalah Pemprov paham apa yang menjadi masalah, mempunyai formulasi solusi, dan menjalankan solusi tersebut dengan konsisten. Selama ini, akar persoalan transportasi di Jakarta adalah sistem dan jaringan antarmoda yang belum seluruhnya terintegrasi dengan baik.
Hal itu menyebabkan mobilitas penduduk tidak efisien dan efektif. Dia mengungkapkan selama bertahun-tahun sistem transportasi angkutan jalan raya di Jakarta tidak terhubung dengan jaringan transportasi rela.
Begitu pula, sistem dan jaringan bus belum terintegrasi dengan angkutan feeder yang melayani pemukiman umum. Akibatnya, masyarakat lebih memilih transportasi pribadi. Ujungnya, menimbulkan kemacetan.
Fahira melihat tiga tahun terakhir, semua tantangan itu dijawab dengan solusi. Pemprov secara konsisten membangun sistem transportasi umum yang terintegrasi dalam bentuk interkoneksi antarmoda.
“Pembangunan infrastruktur transportasi difokuskan untuk memudahkan publik mendapat pelayanan transportasi umum, mulai dari perluasan daya jangkau, pengintegrasian sistem transportasi umum dengan pusat-pusat permukiman, pusat aktivitas publik, hingga moda transportasi publik dari luar Jakarta. Dengan keberpihakan ini, warga Jakarta mulai beralih naik transportasi umum,” pungkasnya.(Din)

  • Bagikan