Connect with us

TNI -POLRI

Pushidrosal Dukung Survei Hidrografi Tiga Negara Di Selat Malaka

Published

on

Stasiun pasang surut telemetri Pushidrosal di Tanjung Medang Riau. Foto: ist

Realitarakyat.com – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menyiapkan stasiun pasang surut Telemetri di Tanjung Medang, Riau guna mendukung survei hidrografi tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia dan Singapura di area perairan Selat Malaka dan Selat Singapura.

Mulai 1 Maret 2020, Tiga Negara yakni Indonesia, Malaysia, dan Singapura terlibat dalam “3rd Phase Joint Hydrographic Survey of Malacca and Singapore Straits”, di perairan perairan Selat Malaka dan Selat Singapura.

Kapushidrosal Laksda TNI Harjo Susmoro mengatakan bahwa kegiatan survei bersama ini merupakan survei hidrografi untuk memutakhirkan data kedalaman dan posisi Sarana Bantu Navigasi (SBNP) di sepanjang alur pelayaran di Selat Malaka dan Selat Singapura, khususnya Peta Laut Elektronik Selat malaka dan Selat Singapura (Malacca Singapore Strait – Electronic Navigational Charts/MSS-ENC).

“Pelaksanaan survei bersama meliputi survei batimetri area di perairan Selat Malaka, pengukuran posisi SBNP serta pengukuran pasang surut untuk koreksi hasil survei. Untuk mendukung survei tersebut, Pushidrosal mendukung menyiapkan stasiun pasang surut telemetri di Tanjung Medang Riau,” kata Kapushidrosal, dalam siaran pers yang diterima Kamis (26/3/2020).

Stasiun pasang surut Pushidrosal dipasang dengan sistem telemetri, yang artinya sistem ini telah dilengkapi dengan berbagai perangkat yang mampu merekam data, mengirimkan dan menyimpan pada cloud server, serta menampilkan data secara realtime sehingga dapat diakses melalui perangkat seperti komputer personal, laptop dan telepon android (multiple devices).

“Stasiun pasang surut Tanjung Medang didirikan di Dermaga Posal Tanjung Medang Provinsi Riau. Lokasi Tanjung Medang dipilih karena paling dekat dengan area survei batimetri Selat Malaka yang saat ini sedang berlangsung” tambah Kapushidrosal.

Selain bertujuan untuk mendukung data pasang surut untuk koreksi vertikal hasil survei batimetri Selat Malaka, pengukuran pasang surut ini akan berlangsung rentang waktu yang panjang guna mendapatkan data perhitungan Lowest Astronomical Tide (LAT) perairan sekitar Selat Malaka.(vie)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

TNI -POLRI

Ahk,Ternyata Ini Alasan Kompol Fahrul, Nekat Gelar Resepsi Pernikahan Saat Pandemi Corona

Published

on

ilustr/net
Continue Reading

TNI -POLRI

Kapolri Minta Prajurit Yang Muslim Se Indonesia Adakan shalat Istigasah

Published

on

Continue Reading

TNI -POLRI

Kapolri Keluarkan Surat Larangan Kepada Semua Prajurit Agar Tidak Mudik

Published

on

Continue Reading
Loading...
Loading…

#Trending