Connect with us

Daerah

Kejari Rejang Lebong Berhasil Tangkap DPO Kasus Korupsi Dana Desa

Published

on

foto: ist/net

Realitarakyat.com – Buronan kasus dugaan tindak pidana korupsi dana desa yang selama ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak September 2019 berhasil ditangkap Kejaksaan Negeri Rejang Lebong, Bengkulu.

Di sela-sela pemeriksaan terhadap tersangka, Rabu (25/3/2020) malam, Kepala Kejari Rejang Lebong, Conny Tonggo Masdelima, didampingi Kasi Intelijen Richard Sembiring, mengatakan bahwa DPO yang mereka tangkap adalah Sukardi, mantan Kepala Desa Selamat Sudiarjo, Kecamatan Bermani Ulu Raya dalam kasus dugaan korupsi dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) dengan nilai mencapai Rp1 miliar.

“Sukardi ditangkap pada Selasa (24/3/2020) malam sekitar pukul 23.00 WIB di rumahnya,” Conny Tonggo.

Penangkapan tersangka ini, kata dia, bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan yang bersangkutan sering pulang ke rumahnya saat maghrib dan pergi lagi menjelang subuh.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, katanya, tersangka Sukardi selama ini melarikan diri ke Provinsi Jambi dan sejak beberapa bulan belakangan sering pulang ke rumahnya, sehingga pihaknya melakukan pengintaian dan dibantu oleh petugas kepolisian setempat, dan akhirnya berhasil diamankan.

Penangkapan terhadap tersangka, katanya, sempat mendapat hambatan dari pihak keluarganya yang enggan membuka gembok pintu pagar.

“Tetapi setelah petugas kepolisian yang mengawal kami mengeluarkan tembakan peringatan, barulah pihak keluarganya membukakan pintu pagar dan menyerahkan tersangka,” ujar Conny menambahkan.

Atas perbuatan itu, kata dia, Sukardi dijerat dengan Pasal 2 dan 3 UU Tipikor dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa uang negara yang diselewengkan tersangka, digunakan untuk kepentingan pribadi.

Selain itu, penyelewengan DD dan ADD yang diterima desa itu, juga diduga melibatkan orang lain dan saat ini sedang dalam pengembangan.

Sebelumnya, Kejari Rejang Lebong pada 5 September 2019 memasukkan mantan Kepala Desa Selamat Sudiharjo Sukardi dalam DPO atas dugaan melakukan korupsi DD dan ADD tahun anggaran 2017.

Sukardi disebutkan mengelola DD dan ADD itu sendirian, tidak melibatkan aparat desa lainnya, dan setelah dilakukan audit kegiatan, ditemukan kerugian negara lebih dari Rp300 juta, dengan ditemukannya kegiatan fiktif untuk pembangunan pelapis tebing dan pelat duiker. (ant/ndi)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

DPRD Jabar Minta Pemrov Tak Lakukan ‘Aksi Hantam Kromo’ Anggaran Pencegahan Covid-19

Published

on

foto: ist/net
Continue Reading

Daerah

Pabrik Tutup, Harga Getah Di Oku Sumsel Anjlok Turun Hingga RP 4.500 Perkilo

Published

on

Continue Reading

Daerah

Warga Langkat Tewas Di Terkam Harimau

Published

on

Continue Reading
Loading...
Loading…

#Trending