Connect with us

Daerah

Dampingi Tersangka Korupsi, Bank NTT Gocek Rp 90 Juta

Published

on

Realitarakyat.com – Untuk memberikan jasa pendampingan terhadap tiga tersangka kasus dugaan korupsi penyaluran kredit macet pada Kantor Cabang Utama (KCU) Bank NTT senilai Rp. 5 miliar, Bank NTT Kantor Pusat harus merogoh gocek hingga Rp. 90 juta.

Dana senilai Rp90 juta ini diperuntukan untuk menyewa jasa pengacara (advokat) untuk mendampingi tiga tersangka korupsi yakni Bone Ola Masan, Johan Nggebu dan Yohana Bailao sedangkan untuk tersangka Tri Johanes tidak termasuk dalam daftar.

Para tersangka ini merupakan pegawai pada KCU Bank NTT termasuk tersangka Tri Johanes namun anehnya tersangka Tri Johanes tidak masuk dalam daftar nama yang didampingi advokat (pengacara) dalam persidangan nantinya.

Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Izak Edwar Rihi ketika dihubungi wartawan via hand phone selulernya, Kamis (20/02/2020) mengatakan bahwa saat ini permintaan untuk pendampingan para tersangka oleh pengacara (advokat) sementara ditinjau kembali.

“Sekarang masih ditinjau kembali mengenai hal itu, “kata Direktur Utama Bank NTT, Izak Edwar Rihi.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan menyebutkan bahwa Bank NTT melakukan proses tender terhadap pendampingan untuk tiga tersangka kasus dugaan korupsi penyaluran kredit macet senilai Rp. 5 miliar.

Dalam proses tender itu, ada beberapa advokat yang diundang untuk mengikuti seleksi atau proses tender itu.

Berdasarkan hasil proses tender itu, Kantor Advokat Lorensius Mega Man yang keluar sebagai pemenang dengan biaya sebesar Rp. 90 juta.

Selanjutnya, pihak Bank NTT telah mengeluarkan surat kuasa khusus kepada advokat Lorensius Mega Man, Mario Lawung, Israel Laiskodat dan Dominggus Naisanu untuk mendampingi para tersangka pada saat sidang berlangsung.

Untuk diketahui, sidang perdana kasus dugaan korupsi penyaluran kredit macet pada KCU Bank NTT senilai Rp. 5 miliar bakal digelar pada, Senin (24/2/2020) dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum untuk keempat tersangka.

Terpisah, Lorensius Mega Man ketika dihubungi wartawan enggan berkomentar perihal pendampingan terhadap tiga tersangka kasus dugaan korupsi kredit pada KCU Bank NTT senilai Rp. 5 miliar.

“Kalau soal itu, kk no coment,” ujar Lorensius Mega Man singkat.(rey)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

Bupati Paniai, Meki Nawipa, Angkut Sendiri Alkes Covid-19 dengan Pesawat Pribadinya hingga ke Pelosok Papua

Published

on

Bupati paniai (kiri, baju putih lengan pendek) angkut Alkes Covid-19 Untuk Masyarakatnya. Foto: Ist
Continue Reading

Bekasi

Sepasang Suami Istri Tewas Usai Minum Miras Oplosan

Published

on

Ilustrasi
Continue Reading

Daerah

Riza Patria Lolos Sebagai Wagub DKI Jakarta Dengan Memperoleh 81 Suara

Published

on

Continue Reading
Loading...
Loading…

#Trending