Connect with us

Ragam

BNPT: Intoleran, Cikal Bakal Munculnya Sikap Terorisme

Published

on

Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol. Hamli. (foto: ist/net)

Realitarakyat.com – Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigjen Pol. Hamli menjelaskan, terorisme tidak bisa datang secara tiba-tiba hingga orang menjadi pelaku teror.

Menurut dia, para pelaku teror memiliki pemahaman atau pemikiran yang radikal negatif. Orang yang memiliki pemahaman itu, kata dia, mulanya bersifat intoleran. Intoleran dimaksud, adalah orang tidak mau dengan yang berbeda, tidak mau bekerja sama dengan yang berbeda.

“Yang berbeda itu dianggap oleh mereka yang intoleran itu sebagai musuh. Itu masih pemikiran di kepala. Itu adalah ‘gunung es’ yang di bawah. Nah, ketika itu (pemikiran) mulai mengeras, kemudian bisa naik ‘pangkat’ jadi radikal teror,” katanya, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (23/2/2020).

Ia menyebutkan ciri-ciri orang yang terpapar pemikiran radikal negatif, seperti bersikap intoleransi, anti terhadap Pancasila, anti terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka beranggapan negara kafir atau negara thogut.

Selain itu, lanjut dia, mereka juga suka mengafirkan orang lain dengan menyebarkan paham takfiri atau suka menyalahkan orang lain. Padahal, mengafirkan orang lain itu tidak diperbolehkan di dalam suatu agama.

“Agama apa pun bisa terjadi. Agama A menyalahkan Agama B demiklian pula sebaliknya agama B menyalahkan agama A. Jadi, itu indikasinya. Jadi, marillah kita semua meyakini agama Anda masing-masing. Akan tetapi, Anda juga meyakini dan menghormati agama orang lain yang menurut pemeluknya masing-masing adalah benar. Jadi, kita hormati saja,” ujar mantan Kabid Pencegahan Detasemen Khusus (Densus) 88/Antiteror Polri ini.

Acara sosialisasi pencegahan paham radikal terorisme di saat momen car free day ini juga dihadiri sekitar 20 anggota Duta Damai Dunia Maya BNPT wilayah DKI Jakarta dan Banten.

Mereka juga turut serta melakukan soialisasi kepada masyarakat terkait dengan pencegahan paham radikal terorisme dengan membagikan brosur dan mengajak serta masyarakat untuk mau berperan serta melakukan pencegahan melalui aplikasi Getar Media yang dikelola oleh Pusat Media Damai (PMD) BNPT.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Harian LCKI Irjen Pol. (Purn.) Parman. S., Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol. Arman Depari, dan Direktur Pembinaan Ketertiban Masyarakat (Dirbintibmas) Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol. Tajuddin. (ndi)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Ragam

Berikut 18 Negara Yang Belum Tersentuh Virus Corona Hingga Hari ini

Published

on

Continue Reading

Ragam

Dari Vatikan, Paus Fransiskus Berdoa bagi Pekerja Media yang Bertugas Meliput Covid-19

Published

on

Foto :Paus Fransiskus saat merayakan misa harian di Casa Santa Martha, Vatican-Roma-Italia. Foto : Vatican News
Continue Reading

Ragam

Fauzi Amro Soroti Peran Kontroversi Luhut Ditengah Wabah Corona

Published

on

Continue Reading
Loading...
Loading…

#Trending