Connect with us

Daerah

Sejak Januari 2020, Satnarkoba Polres Rembang Berhasil Ciduk 6 Pemakai Narkoba

Published

on

Realitarakyat.com – Sepanjang bulan Januari hingga pertengahan Februari 2020, anggota Satuan Narkoba Polres Rembang berhasil meringkus 6 tersangka pelaku pemakai atau penyimpan narkoba.

Dari ke 6 tersangka yang berhasil diciduk itu, yang paling besar membawa narkoba dua di antaranya warga Malang dan Semarang. Ditangan tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu sebarat 2 gram.

Dua tersangka AG dam IR berhasil di ringkus di parkiran desa Kaliuntu, Rembang tepatnya di SPBU Kaliuntu.

Kepala Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Rembang Inspektur Polisi Satu (Iptu) Edi Sismanto SH mengatakan, para tersangka ditangkap di tempat berbeda di wilayah Rembang kota dan tempat lainnya di wilayah Kabupaten Rembang. Setelah petugas mengembangkan sejumlah informasi yang diperoleh dari masyarakat.

“Dari 6 pelaku itu, semua berperan sebagai pemakai atau penyimpan narkoba jenis sabu. Semua tersangka pemakai barang haram yang diamankan petugas itu kebanyakan berusia produktif.

Para tersangka narkoba kini masih menjalani proses hukum di Polres Rembang. Para tersangka dijerat pasal 112 ayat 2, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” kata Kasat Narkoba, Iptu Edi saat ditemui realitarakyat.com di ruangannya, Rabu (19/2/2020) sore.

Menurutnya, peredaran narkoba di daerah sangat membahayakan mengingat peredarannya cukup memprihatinkan karena sudah masuk ke lingkup desa. Sehingga perlu adanya tindakan pencegahan dan penanggulangan dari masyarakat.

“Jika hanya mengandalkan petugas jelas kami tak akan mampu, karena personel di Satuan Narkoba hanya berjumlah 12 anggota. Karena itu, kami berharap adanya partisipasi aktif masyarakat dengan menginformasikan atau melaporkan jika menemukan adanya dugaan transaksi narkoba,” ujarnya.

Untuk mencegah peredaran narkoba, kata Kasat Narkoba, pihaknya mengoptimalkan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba kepada pelajar, masyarakat dan mahasiswa. Bahkan, saat ini kegiatan sosialisasi narkoba dilaksanakan di lingkungan Guru dan PKK

“Kami minta pelajar dan mahasiswa agar aktif melakukan pencegahan terhadap bahaya narkoba karena sebagai aset bangsa dan jangan sampai terkontaminasi barang-barang haram itu,” pungkasnya.(aw)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

ODP yang Meninggal karena Keracunan bukan Covid-19

Published

on

Continue Reading

Daerah

Dinilai Kewenangan BPTJ, Depok Belum Berlakukan Pembatasan Transportasi

Published

on

foto: ist/net
Continue Reading

Daerah

Penyemprotan desinfektan cegah virus corana di Desa Batang Pane II

Published

on

Continue Reading
Loading...
Loading…

#Trending