Connect with us

Kesehatan

Jokowi Pastikan Indonesia antisipsi Virus Corona Sesuai Prosedur WHO

Published

on

Realitarakyat.com – Presiden RI, Joko Widodo dan Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto kompak dalam memastikan seluruh WNI yang baru saja dipulangkan dari tempat observasi antisipsi Virus Corona Novel 2019 dalam keadaan sehat.

“Itu proses protokol kesehatan dari WHO yang kita ikuti secara ketat. Karantina di Natuna juga ketat diawasi, dicek harian. Sekarang sudah 14 hari, memang protokolnya seperti itu,” kata Presiden Jokowi dalam keterangan pers BNPB di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (15/2/2020).

Hal tersebut sekaligus menepis kekhawatiran mengenai kondisi para WNI ketika kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.

“Kalau sekarang mereka kembali ke masyarakat, itu dipastikan bahwa prosedur (observasi) telah dilalui. Saya harapkan masyarakat bisa menerima apa adanya karena mereka sudah melalui observasi selama 14 hari. Tidak perlu takut. Terima (mereka) apa adanya, tidak ada masalah,” tegas Jokowi.

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto saat dikonfirmasi sebelum berangkat mengawal kepulangan 277 WNI dari Natuna menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, juga mengatakan hal serupa.

“Sampai detik ini, laporannya semuanya (WNI peserta observasi, red) sehat,” ungkap Terawan di Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (15/2/2020).

Terawan juga meminta doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar semua rencana berjalan lancar.

“Saya mohon doa restu dan dukungannya semoga semuanya berjalan lancar. Sehingga, mereka dapat kembali ke pelukan keluarganya dan lingkungannya dengan baik dalam suasana yang bahagia,” ujar Terawan.

Total, sebanyak 285 WNI telag mengikuti proses observasi dinyatakan sehat dan bugar. Itu terdiri dari 277 orang yang terdiri dari 238 warga, 5 orang dari KBRI yang bertugas mencari warga di Wuhan.

Kemudian, ada 18 orang kru Maskapai Batik Air dan TNI AU, 11 orang tim Kesehatan RSPAD dan tim Kemenkes yang bertugas selama observasi. Selain itu, ada 5 orang pengamanan Mabes TNI.

Kondisi tersebut tidak berbeda seperti saat sebelum mereka menjalani observasi sebagai prosedur yang harus dilakukan sesuai standar WHO, tepat usai dijemput dari Republik Rakyat Tiongkok.

Observasi kesehatan yang dijalani para peserta WNI tersebut dipantau secara ketat 24 jam sesuai standar protokol Badan Kesehatan Dunia (WHO) selama 14 hari. Itu terhitung sejak mereka dijemput dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) terkait Virus Corona (COVID19/2019-nCov), pada Sabtu (1/2/2020).

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian/Lembaga yang meliputi Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengawal kepulangan 285 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Natuna, Kepulauan Riau.(MA)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Kesehatan

RS Sulianti Saroso Tambah Ruang Isolasi Pasien COVID-19

Published

on

Continue Reading

Kesehatan

Cegah COVID-19, Desainer Lokal Diajak Ikut Produksi 100.000 Masker Kain

Published

on

ist
Continue Reading

Kesehatan

Kemenparekraf Gandeng RedDoorz Siapkan Akomodasi Tambahan Bagi Tenaga Medis

Published

on

Foto: ist
Continue Reading
Loading...
Loading…

#Trending