Connect with us

Daerah

Wakil Walikota Bandung Minta Grabwhell Berhenti Sementara

Published

on

Realitarakyat.com – Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana meminta Grab agar menghentikan sementara operasional Grab Wheel hingga ada aturan pasti dari Kementerian Perhubungan. Mengingat, keselamatan para pengguna harus lebih diutamakan.

Kendati Grab sudah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas dan baik dalam penggunaan Grab Wheel, namun Yana melihat masih banyak pelanggaran di lapangan.

“Kami hanya ingin keamanan dan keselamatan untuk pengguna di jalan raya. Meskipun SOP-nya saya lihat sudah bagus, tetapi praktiknya di jalan pengguna masih ada saja yang boncengan dan tidak memakai helm,” jelas Yana saat audiensi dengan Grab di Balai Kota Bandung, Selasa (21/1/2020).

Menurutnya, ia mesti menunggu kejelasan aturan. Yaitu soal penggolongan jenis kendaraan Grab Wheel. Dengan begitu, pola aturan yang dikenakan bisa lebih jelas.

“Ini transportasi jenis apa, sepeda atau apa. Kalau sepeda berarti harus di jalur sepeda. Pokoknya faktor keamanan harus kita utamakan,” tegasnya.

Sementara itu, VP Goverment Relation Grab, Pandu Budiono mengaku pihaknya sudah memiliki SOP yang jelas soal penggunaan moda transportasi baru itu. Pertama, pengguna Grab Wheel harus di atas 18 tahun. Pengguna juga tidak boleh berboncengan. Artinya, satu Grab Wheel hanya boleh digunakan untuk satu orang.

Selanjutnya, maksimum kecepatan adalah 15 km/jam. Tidak boleh lebih dari pada itu.

“Meskipun alatnya sebetulnya bisa lebih cepat, tapi kami atur hanya bisa maksimal 15 km/jam agar tidak ngebut,” aku Pandu.

Ia pun mengklaim, pihaknya juga telah memiliki sistem pengawasan keamanan di seluruh titik penggunaan Grab Wheel di Kota Bandung. Sehingga memastikan penggunaan moda tersebut aman.

“Tapi kami menghormati keputusan dari Pak Wakil Wali Kota. Terima kasih atas pertimbangan yang baik ini. Kami hanya ingin berkontribusi positif dalam manajemen transportasi di Kota Bandung untuk menunjang Bandung sebagai smart city,” bebernya.[prs]

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Daerah

Terbukti Korupsi, Kepsek SMP 1 Larantuka Divonis 1 Tahun 8 Bulan Penjara

Published

on

Terdakwa Yosep Marselinus Fernandez ketika menyimak putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor Kupang, Selasa (18/2/2020).
Continue Reading

Daerah

Diduga Sarat Korupsi, Warga Laporkan Penjabat Kades Oenunu

Published

on

Kajari Kabupaten TTU, Bambang Sunardi
Continue Reading

Daerah

Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kredit Bank NTT Segera Diadili

Published

on

Continue Reading
Loading...




Loading…

#Trending