Connect with us

Ekonomi

Teten Tantang Pelaku Usaha Ikut Seleksi Rekrutmen Jabatan Tinggi di Kemenkop

Published

on

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki. (foto: sugandi/realitarakyat.com)

Realitarakyat.com – Menteri Koperasi dan Usah Kecil Menengah (UKM), Teten Masduki, menantang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan para pelaku usaha (non PNS) berani mendaftar untuk mengikuti seleksi perengkrutan jabatan tinggi madya di kementerian ini.

Perekrutan ini, untuk mengisi kekosongan jabatan di tiga deputi, yakni Deputi Bidang Pembiayaan, Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha, dan Deputi Bidang Pengawasan.

“Tantangan ini saya buka ke publik, dengan tujuan untuk membangun ekonomi kerakyatan. Saya ingin mereka ada yang mau bergabung mengikuti seleksi, kalau pun bukan berasal dari PNS. Karena yang diurus itu, adalah 60 persen ekonomi Indonesia,” kata Teten, kepada sejumlah wartawan, di Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Teten menegaskan bahwa pihaknya ingin ada pelaku usaha yang bisa masuk ke lembaga yang dipimpinnya itu. Tujuannya, kata dia, agar pertumbuhan ekonomi kerakyatan sebagaimana diamanatkan Presiden Jokowi, segera terealisasi.

“Kalau pun begitu, proses perengkrutan tetap dilakukan sesuai tahapan, sesuai prosedur, mengikuti tahapan seleksi yang sudah diatur oleh panitia seleksi,” katanya menambahkan.

“Sudah saatnya kita mengubah mainset. Bukan lagi sebagai regulator, tetapi sudah saatnya menjadi mediator. Makanya kami di sini sudah mengawali dengan cara memakai seluruh produk lokal,” katanya menambahkan.

Penyelenggaraan perekrutan secara terbuka (open bidding) ini, menurut Teten, akan dilakukan secara transparan. Sehingga sangat diharapkan bisa mendapat masukan kepada semua kandidat. “Misalnya ada rekam jejak (track record) kandidat yang kurang baik, bisa diberi masukan kepada kami,” ujarnya.

“Pengisian jabatan yang kosong bagian dari restrukturisasi dan penguatan lembaga,” kata Teten lagi.

Menurut Teten, dengan dibukanya pengisian jabatan itu ke publik, agar lembaganya memiliki kemampuan dan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat. “Makanya, pengisian jabatan ini akan dilakukan secara transparan,” kata dia.

Hal tersebut, ujar mantan aktivis anti korupsi ini, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen pegawai negeri sipil. Kemudian Peraturan Menteri Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 15 tahun 2019 tentang pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka dan kompetitif di lingkungan instansi pemerintah.

Rencananya, tahapan seleksi dimulai pada 20 Januari untuk pengumuman, pendaftaran dan penyampaian berkas administrasi. “Kami harap ada yang masuk bukan dari PNS,” tandas Teten.

Proses open bidding yang digelar Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dijadwalkan sejumlah persyaratan. Bahkan, pihak panitia seleksi bakal menggandeng pihak ketiga untuk menggelar tes psikologi.

Berikut sejumlah persyaratan proses open bidding untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi madya.

Pertama, pengumuman lengkap persyaratan administrasi tentang pengisian jabatan pimpinan tinggi Madya bisa diakses website www.kemenkopukm.go.id. Lalu bisa diakses juga di media sosial Kementerian antara lain (facebook, twitter, dan instagram). Dan akses lainnya ada di media massa nasional.

“Ada juga tes kompetensi, kemudian tes wawancara, dan setelah itu keputusan akan diberikan ke tim penilaian akhir yakni Pak Presiden,” kata Ketua Panitia Seleksi, Riza Damanik, di kantornya, Jumat (16/1/2020).

Kemudian pada 20 Januari sampai 4 Februari 2020, masuk tahapan pengumuman, pendaftaran dan penyampaian berkas admintrasi. Kemudian seleksi administrasi pada 5 – 11 Februari 2020.

Dan pada 19-21 Februari akan dilakukan uji kompetensi dan penulisan makalah. Lalu tanggal 24-25 Februari akan dilakukan wawancara dan tes kesehatan. Dan pada 28 Februari baru akan diumumkan hasil akhir. (ndi)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Ekonomi

TII Menilai Dibawah Kepemimpinan Eric Thohir Persoalan Transparasi BUMN Meningkat Pesat

Published

on

Continue Reading

Ekonomi

Arab Saudi Stop Visa Umroh, Ini Reaksi PT Garuda Indonesia

Published

on

Continue Reading

Ekonomi

Koperasi Harus Jadi Pelaku Strategis Industrialisasi Perikanan

Published

on

Continue Reading
Loading...




Loading…

#Trending