Connect with us

Peristiwa

Manajer PT OHS Sekap dan Aniaya Karyawan, Ini Penjelasan Polisi

Published

on

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus. foto: ist/net

Realitarakyat.com – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan detik-detik kasus penyekapan dan penganiayaan yang dialami oleh karyawan PT OHS berinisial MS.

Kejadian itu bermula, saat korban bertemu tersangka berinisial AP di bilangan Kebon Jeruk, Jakarta Barat tanggal 7 Januari 2020. Saat itu korban bertemu untuk menyelesaikan permasalahan kantor.

Namun, AP malah memukul dan menyuntut MS dengan rokok. Setelah itu, AP membawa MS ke kantor PT OHP di Pulo Mas, Jakarta Timur.

AP melakukan itu atas perinta pemilik PT OHP bernama Andre yang saat ini masih buron.

“Pada saat di perjalanan ke PT OHP korban sudah memohon kepada AP untuk pulang namun tidak diperbolehkan,” kata Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (16/1/2020).

Sesampainya di PT OHP korban dijaga oleh AP, JCS, dan AJ yang saat ini sedang dah berstatus tersangka. MS sama sekali tidak diperbolehkan keluar kantor oleh ketiga tersangka sebelum masalah hutang MS dilunasi.

“Pada tanggal 10 Januari sekitar 2020 korban memohon kembali kepada AP untuk pulang, namun menurut keterangan AP tidak diperbolehkan oleh Andre,” ujar Yusri.

Selama penyekapan korban sama sekali tidak diperhatikan oleh tiga tersangka. Korban bahkan hanya diberi makan sehari sekali oleh para tersangka.

“Terkadang korban menitip temannya yang qada di kantor tersebut untuk membeli makanan menggunakan uangnya sendiri,” ucap Yusri.

Pada tanggal 13 Januari 2020 korban diminta membuat surat pernyataan oleh Andre. Saat itu, kata Yusri, MS menyetujui surat pernyataan yang dibuat Andre atas dasar tekanan.

Yusri mengatakan surat itu berisi persetujuan pemberian gaji Istri MS untuk Andre. Istri MS ternyata juga bekerja di PT OHP.

Tidak terima diintimidasi seperti itu, Istri MS langsung melaporkan hal tersebut kepada Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Polisi langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pembebasan dan penangkapan terhadap tersangka.

“Atas laporan dari istri korban tim opsnal Unit 4 Subdit 3 Resmob melakukan pembebasan terhadap Korban dan melakukan penangkapan terhadap tigq orang yang bertugas menjaga korban di rumah kantor PT. OHP,” tutur Yusri. (fir)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Peristiwa

PA 212 Jamin Aksinya Hari Ini Berjalan Damai

Published

on

Continue Reading

Peristiwa

Polisi Patroli Ditlantas Bantu Ibu Melahirkan Bayi di Tol Cileduk

Published

on

Continue Reading

Peristiwa

Hujan Guyur Jakarta, Pintu Air Manggarai Siaga III

Published

on

Continue Reading
Loading...




Loading…

#Trending