Connect with us

Nasional

Ini 5 Alasan PKS Mendesak Pansus Jiwasraya

Published

on

foto: ist/net

Realitarakyat.com – Kasus Jiwasraya terus bergulir dan pada gilirannya publik menilai begitu urgensi pembentukan pansus. Anggota Legislatif dari Fraksi PKS Junaidi Auly, menjelaskan bahwa pembentukan Pansus Jiwasraya penting, agar kasus tersebut jelas, transparan dan diselesaikan lebih cepat.

“Perlu penanganan lebih serius agar tidak merugikan masyarakat dan industri keuangan secara keseluruhan. Jika tidak, maka hal ini dapat memengaruhi industri keuangan dan perekonomian nasionaln” ujar Junaidi Auly, dalam keterangan tertulisnya, kepada Realitarakyat.com, Senin (13/1/2020).

Junaidi menekankan bahwa terdapat 5 (lima) dasar kenapa Fraksi PKS mendesak pansus Jiwasraya.

“Fraksi PKS sangat fokus pada kasus ini karena ada potensi kerugian hingga masalah keadilan bagi nasabah. Misalnya poin pertama adalah potensi kerugian negara yang sangat besar yaitu mencapai Rp. 13,7 triliun. Angka itu jauh lebih dari dua kali nilai kasus Bank Century sebesar Rp. 6,7 triliun. Poin yang kedua adalah dugaan masalah kejahatan terorganisir, Jiwasraya dirusak cukup rapih dari dalam, sehingga baru diketahui setelah asetnya membusuk,” ujarnya.

Junaidi menjelaskan poin ketiga yaitu terkait dengan dugaan manipulasi laporan keuangan sehingga mengaburkan publik dalam menilai kinerja perusahaan.
“Dugaan manipulasi laporan keuangan misalnya terlihat pada pengaturan pos cadangan premi, revaluasi properti dan nilai asset lainnya sebagai cerminan kecurangan terorganisir,” kata dia.

Poin ke empat, kata Junaidi, pihaknya menduga terdapat kelemahan pengawasan dari otoritas OJK dan Kementerian BUMN.

Padahal, ujarnya, OJK diamanatkan untuk mengawasi lembaga keuangan non bank sedangkan Kementerian BUMN menjadi pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan kekayaan negara termasuk pelaksanaan RUPS dan penetapan pejabat.

“Poin terakhir yang menjadi perhatian Fraksi PKS adalah bagaimana penyelesaian kasus Jiwasraya agar memberikan kepastian bagi 5,2 juta nasabah dan tidak merugikan mereka,” tutup Junaidi. (ndi)

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Nasional

Mahfud Klaim Tolak Tawaran Bantuan AS di Natuna

Published

on

Continue Reading

Nasional

Nadiem Minta Perguruan Tinggi Berbenah Perkuat Bekal Lulusannya

Published

on

Continue Reading

Headline

Koperasi HMM Gagal Bayar, Pesan Kemenkop: Jangan Mudah Tergiur Iming-iming Bunga Tinggi

Published

on

Continue Reading
Loading...




Loading…

#Trending