Connect with us

Luar Negeri

China Lebih Berpengaruh Dibanding AS?

Published

on

Ilustrasi. (Net)

Realitarakyat.com – China atau Tiongkok dinilai lebih berpengaruh terhadap Indonesiia dibandingkan dengan negara lainnya. Meski demikian, pengaruhnya justru cenderung negatif.

“Menurut hadil survei, China  dinilai lebih besar pengaruhnya terhadap Indonesia dibandingkan dengan negara lain, misalnya Amerika Serikat (AS),” kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan saat mengumumkan hasil survei daftar negara-negara yang paking berpengaruh menurut masyarakat Indonesia, kemarin.

Menurutnya, sekitar 66 persen warga Indonesia menilai China mempunyai berpengaruh sangat besar atau cukup besar. Dan penilaian itu lebih banyak dibanding AS yang hanya 49 persen.

“Survei ini dilakukan pada 10 – 15 Juli 2019 dengan sampel sebanyak 1.540 responden yang dipilih dengan metode stratified multistage random sampling dari populasi tersebut. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia berusia 17 tahun. Margin of error survei diperkirakan +/-2.5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, asumsi simple random sampling,” ujarnya.

Kendati pengaruh China di Indonesia lebih besar, namun menurut survei pengaruhnya cenderung dipandang negatif oleh masyarakat Indonesia. Selain itu, setidaknya ada lima negara di Asia yang paling berpengaruh bagi Indonesia.

“Pengaruh AS dan China sebagai dua negara terkuat, disikapi berbeda oleh masyarakat. Yang memandang positif (menguntungkan) dan negatif (merugikan) pengaruh AS cenderung stabil dan berimbang dari waktu ke waktu,” tandasnya.

 

Makin Negatif

Sedangkan pengaruh China dinilai masyarakat memang makin besar, tapi pengaruh itu makin negatif. Pengaruh negatif China terhadap Indonesia dilihat dari tren tahun ke tahun.

“Sebelumnya pada 2011, warga menilai menguntungkan 47 persen, merugikan 26 persen (gap-nya +21 persen). Pada 2016, warga menilai menguntungkan 36 persen, merugikan 19 persen (+17 persen),” imbuhnya.

Namun pada 2019, yang menilai China menguntungkan kawasan Asia (34 persen) seimbang dengan yang menilai merugikan (34 persen). Namun demikian, tren penilaian atas RRC (2011-2019) cenderung negatif.

Dikatakan, negara-negara yang menurut publik paling berpengaruh di kawasan Asia, ada lima negara. Yakni China, AS, Jepang, India dan Rusia. “Tapi yang paling menonjol hanya tiga negara yakni China, AS dan Jepang, yang pengaruhnya jauh lebih tinggi dibanding India dan Rusia,” tegasnya.[sas]

 

 

 

Loading...
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Headline

Positif Terinfeksi Virus Corona, Dua Penumpang Kapal Pesiar di Jepang Meninggal

Published

on

foto: ist/net
Continue Reading

Luar Negeri

Tiga WNI Kru Kapal Pesiar Diamond Pincess Terjangkit Covid -19

Published

on

Continue Reading

Luar Negeri

Jelang pertemuan Rusia-Turki, Suriah Kuasai Aleppo

Published

on

Continue Reading
Loading...




Loading…

#Trending